Alhamdullillah, HSP Academy mendapat kepercayaan dari PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) sebagai fasilitator inhouse training P3K dan Tanggap Darurat untuk 50 orang karyawan BKI. Training yang difasilitasi oleh dua orang instruktur HSP Academy yang sangat berpengalaman dan ahli dalam bidang P3K dan Tanggap Darurat yaitu Bp.Krisdiyansyah yang merupakan anggota Basarnas kota Tangerang dan Bp. Soni Maulana yang merupakan anggota Basarnas Jakarta Pusat. Dihari pertama Bp. Krisdiyansyah membahas tentang P3K dan praktek P3K seperti CPR, Bidai, dll. Kemudian dihari kedua dilanjutkan oleh Bp. Soni Maulana dengan topik Tanggap Darurat dan disertai dengan praktek pemadaman api dengan APAR dan latihan evakuasi serta penyelamatan korban kecelakaan. Training yang dilaksanakan pada tanggal 27-28 Desember 2016 ini dilangsungkan di kantor BKI Jl. Yos Sudarso Jakarta Utara.
Berikut adalah foto-foto pelaksanaan training P3K dan Tanggap Darurat PT Biro Klasifikasi Indonesia.
Alhamdullillah HSP Academy mendapat kepercayaan dari PT Berau Coal sebagai fasilitator training Investigasi Kecelakaan bagi karyawan PT Berau Coal di Berau Kalimantan. Training Investigasi Kecelakaan Sertifikasi BNSP ini dilaksanakan pada tanggal 13-16 Desember 2016 di Berau Kalimantan, training yang dihadiri oleh 28 orang peserta ini difasilitasi oleh instruktur senior HSP Academy Bp. Bambang Herutomo. Training ini juga untuk mempersiapkan peserta mengikuti uji kompetensi dari asesor LSP K3 untuk memperoleh sertifikat kompetensi Nasional dalam bidang keahlian sebagai Investigator Kecelakaan Kerja. Modul yang disampaikan mengacu pada SKKNI K3 dan Skema Kompetensi Investigasi Kecelakaan dari LSP K3. Ada tiga pokok bahasan yang diajarkan dalam training ini yaitu, 1) Teori Penyebab Kecelakaan Kerja, 2) Prosedur Investigasi Kecelakaan Kerja dan 3) Metode & Tools Analisa akar penyebab Kecelakaan kerja.
Beberapa metode dan tools analisa penyebab yang dijelaskan dalam trainining adalah 5 Why, Fish Bone Analysis, Event Causal Factor Charting Analysis, Barrier Analysis, Change Analysis, SCAT, dll. Setiap metode dan tools dilakukan study kasus dan praktek dengan cara kerja kelompok, sehingga peserta bisa memahami dan mampu menggunakan setiap metode dan tools yang dijarkan oleh instruktur.
Berikut adalah foto-foto training Investigasi Kecelakaan Sertifikasi BNSP PT Berau Coal.
Training Investigasi Kecelakaan Kerja PT Berau Coal
Training Investigasi Kecelakaan Kerja PT Berau Coal
Training Investigasi Kecelakaan Kerja PT Berau Coal
Training Investigasi Kecelakaan Kerja PT Berau Coal
Training Investigasi Kecelakaan Kerja PT Berau Coal
Training Investigasi Kecelakaan Kerja PT Berau Coal
Training Investigasi Kecelakaan Kerja PT Berau Coal
Training Investigasi Kecelakaan Kerja PT Berau Coal
Training Investigasi Kecelakaan Kerja PT Berau Coal
Training Investigasi Kecelakaan Kerja PT Berau Coal
Training Investigasi Kecelakaan Kerja PT Berau Coal
Training Investigasi Kecelakaan Kerja PT Berau Coal
Training Investigasi Kecelakaan Kerja PT Berau Coal
Training Investigasi Kecelakaan Kerja PT Berau Coal
Training Investigasi Kecelakaan Kerja PT Berau Coal
Training Investigasi Kecelakaan Kerja PT Berau Coal
Training Investigasi Kecelakaan Kerja PT Berau Coal
Training Investigasi Kecelakaan Kerja PT Berau Coal
Training Investigasi Kecelakaan Kerja PT Berau Coal
Training Investigasi Kecelakaan Kerja PT Berau Coal
Investigasi Kecelakaan Kerja
Training Investigasi Kecelakaan Kerja PT Berau Coal
Training Investigasi Kecelakaan Kerja PT Berau Coal
Training Investigasi Kecelakaan Kerja PT Berau Coal
Training Investigasi Kecelakaan Kerja PT Berau Coal
Training Investigasi Kecelakaan Kerja PT Berau Coal
Alhamdullillah, setelah sukses melaksanakan training Safety Leadership Batch I, HSP Academy dipercayakan lagi untuk melaksanakan training Safety Leadership Batch II pada tanggal 13 Desember 2016 di Kota Palembang. Training yang dilaksanakan di Hotel Amaris Palembang ini dihadiri oleh 25 orang peserta dari berbagai wilayah di Sumatra Bagian selatan. Sama halnya dengan batch I dimana peserta berasal dari PLN Lampung, PLN Palembang, PLN Jambi, PLN Bengkulu, PLN Padang, PLN Bukittinggi dan PLN Maninjau. Training difasilitasi oleh instruktur senior HSP DR. Alfajri Ismail, M.Si., MPM. Dalam training ini dibahas tentang Peran Leader dalam membangun Budaya K3 di perusahaan, Bagaimana leader dapat merubah paradigma K3, Bagaimana type leadership yang diharapkan, dan bagaimana leader dapat menjadi role model dalam penerapan K3. Berikut adalah foto-foto training Safety Leadership PLN Persero Sumbagsel Batch II.
Alhamdullillah, HSP Kembali sukses melaksanakan training petugas utama ruang terbatas atau confined space sertifikasi Kemnaker angkatan ke III. Training dilaksanakan mulai dari tanggal 5 – 9 Desember 2016 di HSP Academy Training Center. Training yang difasilitasi oleh instruktur senior dari Kemnaker ini dihadiri oleh 5 orang peserta dari 5 perusahaan. HSP berkomitmen untuk tetap memberikan layanan terbaiknya bagi setiap pelanggan meskipun dengan jumah peserta dibawah Quota yang diharapkan. Semua peserta merasa sangat puas dengan layanan dan pelaksanaan training ini, dengan jumlah yang sedikit mereka mendapat kesempatan yang lebih banyak untuk berinteraksi dengan instruktur. Berikut adalah foto-foto training petugas utama ruang terbatas sertifikasi Kemnaker angkatan ke III.
Alhamdullillah, HSP Academy mendapatkan kepercayaan dari PT PLN Persero sebagai penyelenggara inhouse training Safety Leadership untuk para leader PT PLN Persero wilayah Sumatra di Palembang. Training yang difasilitasi oleh intruktur senior HSP Academy DR. Alfajri Ismail, M.Si., MPM dihadiri oleh 30 orang leader yang berasal dari berbagai wilayah sumatra, diantaranya PLN Lampung, PLN Palembang, PLN Bengkulu, PLN Jambi, PLN Padang, PLN Bukittinggi, dll. Training yang direncanakan dua batch ini dilangsungkan pada tanggal 5 Desember 2016 dan 13 Desember 2016.
Training leadership adalah salah satu bidang yang sangat penting bagi para pimpinan didalam perusahaan terutama untuk meningkat kemampuan para pimpinan dalam menerapkan K3 di perusahaan. Penerapan K3 dalam perusahaan hampir bisa dipastikan gagal tanpa keterlibatan langsung pimpinan atau manajemen dalam penerapan K3. Pimpinan harus memiliki komitmen yang kuat dalam menerapkan K3, pimpinan harus memiliki kemampuan manajerial yang baik dalam bidang K3, pimpinan harus mampu memberikan contoh teladan yang baik dalam penerapan K3, pimpinan harus terlibat langsung dalam setiap kegiatan K3, pimpinan harus mengambil tanggung jawab dalam setiap permasalahan K3, dan banyak hal lain yang dibahas dalam training ini termasuk bagaimana peran pimpinan dalam membangun budaya K3.
Berikut adalah foto-foto training Safety Leadership Batch 1 PT PLN Persero wilayah Sumatra.
Kecelakaan kerja pada ketinggian cukup besar jumlahnya karena masih lemahnya sistem pengendalian bahaya dan risiko bekerja pada ketinggian, salah satu kelemahan sistem pengendalian bekerja pada ketinggian adalah rendahnya kompetensi pekerja dalam Akses Tali (Rope Access). Untuk membantu perusahaan anda dalam meningkatkan kompetensi pekerja dalam akses tali, maka HSP Academy menyelenggarakan Paket Pembinaan K3 Bekerja Pada Ketinggian – Teknisi Akses Tali (Working at Height, Rope Access Technician Level 1) yang mengacu pada kurikulum SK Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan RI No.045/DJPPK/IX/2008, meliputi materi dasar yang disampaikan oleh instruktur dari kementrian dan materi inti yang disampaikan oleh praktisi berpengalaman yang sesuai dengan kebutuhan berbagai industri, seperti : telekomunikasi, pertambangan, minyak dan gas bumi, perawatan gedung tinggi, kehutanan, dan lain-lain.
SASARAN DAN MANFAAT TRAINING TEKNISI AKSES TALI
Setelah peserta mengikuti training, diharapkan mampu mengetahui, memahami, melaksanakan dan berwenang untuk menetapkan teknik pemanjatan, memimpin pelaksanaan pekerjaan, melakukan usaha penyelamatan, mengawasi dan membimbing kegiatan teknisi akses tali tingkat dua dan atau tingkat satu
PERSYARATAN PESERTA TRAINING TEKNISI AKSES TALI
Para karyawan, teknisi, supervisor, manager perusahaan yang dalam lingkup kegiatan usahanya mencakup pekerjaan pada ketinggian, tidak terbatas pada pembangunan dan perawatan menara telekomunikasi, pembersihan dan perawatan gedung-gedung tinggi, jaringan listrik, galangan kapal, reboisasi, pengendalian hama, silo, kehutanan dan lain-lain.
Persyaratan:
Membawa Foto Copy Kartu Identitas
Membawa Foto Copy ijazah terakhir
Membawa Surat Rekomendasi dari Perusahaan
Membawa Pas Foto 4×6, 2×3 masing-masing 3 lembar (background merah)
OUTLINE TRAINING TEKNISI AKSES TALI
KELOMPOK DASAR
Penilaian resiko K3
Peraturan perundangan yang terkait dengan Pekerjaan di Ketinggian tingkat lanjut
Sistem Manajemen K3
KELOMPOK INTI
– TEORI
Faktor keselamatan (Safety factor)
Merancang sistim keselamatan bekerja di ketinggian
Safe working Load Limit (SWL)
Merancang lintasan permanen horizontal dan vertikal
Identifikasi resiko bekerja di ketinggian
Merancang Standard Operating Procedure (petunjuk pelaksanaan)
Manajemen penyelamatan
Pelaporan kecelakaan kerja
– PRAKTEK
Penyelamatan dan evakuasi lanjutan
– EVALUASI
Teori
Kertas kerja
INSTRUKTUR TRAINING TEKNISI AKSES TALI
Tenaga Ahli dari Kemenaker
Praktisi
FASILITAS TRAINING TEKNISI AKSES TALI
Hard / Soft Copy Materi Training
Sertifikat dari Kemnaker
Kartu Lisensi dari Kemnaker
Sertifikat Training dari HSP
2x coffee break
Makan Siang
Gimmick
DURASITRAINING TEKNISI AKSES TALI
50 jam pelajaran@45 menit atau5 (lima) hari (jam 08.00 – 17.00)
TEMPAT PELAKSANAAN TRAINING TEKNISI AKSES TALI
HSP Academy Training Center – Gading Serpong – Tangerang
Kecelakaan kerja pada ketinggian cukup besar jumlahnya karena masih lemahnya sistem pengendalian bahaya dan risiko bekerja pada ketinggian, salah satu kelemahan sistem pengendalian bekerja pada ketinggian adalah rendahnya kompetensi pekerja dalam Akses Tali (Rope Access). Untuk membantu perusahaan anda dalam meningkatkan kompetensi pekerja dalam akses tali, maka HSP Academy menyelenggarakan Paket Pembinaan K3 Bekerja Pada Ketinggian – Teknisi Akses Tali (Working at Height, Rope Access Technician Level 1) yang mengacu pada kurikulum SK Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan RI No.045/DJPPK/IX/2008, meliputi materi dasar yang disampaikan oleh instruktur dari kementrian dan materi inti yang disampaikan oleh praktisi berpengalaman yang sesuai dengan kebutuhan berbagai industri, seperti : telekomunikasi, pertambangan, minyak dan gas bumi, perawatan gedung tinggi, kehutanan, dan lain-lain.
SASARAN DAN MANFAAT TRAINING TEKNISI AKSES TALI
Peserta memahami kondisi dan bahaya yang dapat timbul di tempat kerja.
Peserta memahami alat pengaman dan alat pelindung yang diharuskan.
Peserta memahami alat pelindung diri dan cara serta sikap yang aman dalam melakukan pekerjaan
Peserta memahami syarat-syarat keselamatan dan kesehatan kerja pekerjaan akses tali
Peserta mampu menggunakan perlengkapan dan peralatan dalam pelaksanaan pekerjaan akses tali pada saat bekerja diketinggian, sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan standar yang berlaku sebagai Teknisi Akses Tali Tingkat 2 ( Rope Access Technicial level 2 )
PERSYARATAN PESERTA TRAINING TEKNISI AKSES TALI
Para karyawan, teknisi, supervisor, manager perusahaan yang dalam lingkup kegiatan usahanya mencakup pekerjaan pada ketinggian, tidak terbatas pada pembangunan dan perawatan menara telekomunikasi, pembersihan dan perawatan gedung-gedung tinggi, jaringan listrik, galangan kapal, reboisasi, pengendalian hama, silo, kehutanan dan lain-lain.
Persyaratan:
Membawa Foto Copy Kartu Identitas
Membawa Foto Copy ijazah terakhir
Membawa Surat Rekomendasi dari Perusahaan
Membawa Pas Foto 4×6, 2×3 masing-masing 3 lembar (background merah)
OUTLINE TRAINING TEKNISI AKSES TALI
KELOMPOK DASAR
Identifikasi potensi bahaya bekerja pada ketinggian (2 JP)
Dasar – dasar Keselamatan dan kesehatan kerja tingkat lanjut (2 JP)
Peraturan Perundangan yang terkait dengan Pekerjaan di Ketinggian (2 JP)
KELOMPOK INTI
TEORI (1 JP)
Pengetahuan dasar akses tali (1 JP)
Pengenalan Peralatan (3 JP)
Ikatan lanjutan (1 JP)
Sistem keselamatan lanjutan (3 JP)
Sistem tambat lanjutan (2 JP)
System operating procedure(petunjuk pelaksanaan) lanjutan (1 JP)
P3K umum (2 JP)
Faktor Jatuh (Fall Factor) lanjutan (1 JP)
PRAKTEK
Teknik lanjutan turun melalui tali (2 JP)
Teknik lanjutan naik melalui tali (2 JP)
Teknik lanjutan memanjat bangunan tinggi (5 JP)
Menaikan dan menurunkan beban lanjutan (2 JP)
Teknik penyelamatan diri lanjutan dan evakuasi (2 JP)
EVALUASI
Teori (1 JP)
Praktek (2 JP)
INSTRUKTUR TRAINING TEKNISI AKSES TALI
Tenaga Ahli dari Kemenaker
Praktisi
FASILITAS TRAINING TEKNISI AKSES TALI
Hard / Soft Copy Materi Training
Sertifikat dari Kemnaker
Kartu Lisensi dari Kemnaker
Sertifikat Training dari HSP
2x coffee break
Makan Siang
Gimmick
DURASITRAINING TEKNISI AKSES TALI
35 jam pelajaran@45 menit atau4 (empat) hari (jam 08.00 – 17.00)
TEMPAT PELAKSANAAN TRAINING TEKNISI AKSES TALI
HSP Academy Training Center – Gading Serpong – Tangerang
BIAYA TRAINING TEKNISI AKSES TALI
Rp.6,500.000,- (Enam Juta Lima Ratus Rupiah Rupiah)
Kecelakaan kerja pada ketinggian cukup besar jumlahnya karena masih lemahnya sistem pengendalian bahaya dan risiko bekerja pada ketinggian, salah satu kelemahan sistem pengendalian bekerja pada ketinggian adalah rendahnya kompetensi pekerja dalam Akses Tali (Rope Access). Untuk membantu perusahaan anda dalam meningkatkan kompetensi pekerja dalam akses tali, maka HSP Academy menyelenggarakan Paket Pembinaan K3 Bekerja Pada Ketinggian – Teknisi Akses Tali (Working at Height, Rope Access Technician Level 1) yang mengacu pada kurikulum SK Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan RI No.045/DJPPK/IX/2008, meliputi materi dasar yang disampaikan oleh instruktur dari kementrian dan materi inti yang disampaikan oleh praktisi berpengalaman yang sesuai dengan kebutuhan berbagai industri, seperti : telekomunikasi, pertambangan, minyak dan gas bumi, perawatan gedung tinggi, kehutanan, dan lain-lain.
SASARAN DAN MANFAAT TRAINING TEKNISI AKSES TALI
Peserta memahami kondisi dan bahaya yang dapat timbul di tempat kerja.
Peserta memahami alat pengaman dan alat pelindung yang diharuskan.
Peserta memahami alat pelindung diri dan cara serta sikap yang aman dalam melakukan pekerjaan
Peserta memahami syarat-syarat keselamatan dan kesehatan kerja pekerjaan akses tali
Peserta mampu menggunakan perlengkapan dan peralatan dalam pelaksanaan pekerjaan akses tali pada saat bekerja diketinggian, sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan standar yang berlaku sebagai Teknisi Akses Tali Tingkat 1 ( Rope Access Technicial level 1 )
PERSYARATAN PESERTA TRAINING TEKNISI AKSES TALI
Para karyawan, teknisi, supervisor, manager perusahaan yang dalam lingkup kegiatan usahanya mencakup pekerjaan pada ketinggian, tidak terbatas pada pembangunan dan perawatan menara telekomunikasi, pembersihan dan perawatan gedung-gedung tinggi, jaringan listrik, galangan kapal, reboisasi, pengendalian hama, silo, kehutanan dan lain-lain.
Persyaratan:
Membawa Foto Copy Kartu Identitas
Membawa Foto Copy ijazah terakhir
Membawa Surat Rekomendasi dari Perusahaan
Membawa Pas Foto 4×6, 2×3 masing-masing 3 lembar (background merah)
OUTLINE TRAINING TEKNISI AKSES TALI
KELOMPOK DASAR
Kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (2 JP)
Dasar – dasar Keselamatan dan kesehatan kerja tingkat lanjut (2 JP)
Peraturan Perundangan yang terkait dengan Pekerjaan di Ketinggian (2 JP)
KELOMPOK INTI
TEORI (1 JP)
Akses tali tingkat dasar (1 JP)
Pengenalan Peralatan (1 JP)
Ikatan Dasar (2 JP)
Pengenalan Sistem keselamatan bekerja di ketinggian (2 JP)
Standar Operating Procedure (Petunjuk Pelaksanaan) Tingkat Dasar (2 JP)
Faktor Jatuh (Fall Factor) Tingkat Dasar (1 JP)
PRAKTEK
Teknik lanjutan turun melalui tali (2 JP)
Teknik lanjutan naik melalui tali (2 JP)
Teknik lanjutan memanjat bangunan tinggi (5 JP)
Menaikan dan menurunkan beban lanjutan (2 JP)
Teknik penyelamatan diri lanjutan dan evakuasi (2 JP)
EVALUASI
Teori (1 JP)
Praktek (2 JP)
INSTRUKTUR TRAINING TEKNISI AKSES TALI
Tenaga Ahli dari Kemenaker
Praktisi
FASILITAS TRAINING TEKNISI AKSES TALI
Hard / Soft Copy Materi Training
Sertifikat dari Kemnaker
Kartu Lisensi dari Kemnaker
Sertifikat Training dari HSP
2x coffee break
Makan Siang
Gimmick
DURASITRAINING TEKNISI AKSES TALI
25 jam pelajaran@45 menit atau 3 (tiga) hari (jam 08.00 – 17.00)
TEMPAT PELAKSANAAN TRAINING TEKNISI AKSES TALI
HSP Academy Training Center – Gading Serpong – Tangerang
BIAYA TRAINING TEKNISI AKSES TALI
Rp.5,500.000,- (Lima Juta Lima Ratus Rupiah Rupiah)
Kecelakaan kerja akibat jatuh dari ketinggian merupakan kecelakaan yang sangat umum dan cukup tinggi dibergai sektor industri. Cedera yang ditimbulkan dari luka karena kecelakaan jenis ini biasanya cukup serius karena bagian-bagian vital tubuh seperti kepala atau kaki menjadi bagian yang paling sering terkena. Seseorang yang jatuh dari ketinggian 2 meter sudah mempunyai peluang untuk mengalami cedera yang fatal. Pelatihan “Bekerja di Ketinggian” dirancang untuk menyediakan personil dengan kemampuan untuk mengenali potensi cedera serius saat bekerja di ketinggian dan menentukan metode yang aman yang tersedia untuk meminimalkan risiko. Mengurangi kecelakaan di tempat kerja adalah praktik manajemen yang baik. Bukan hanya tidak membuat tenaga kerja Anda bahagia, tetapi Anda akan menghemat uang melalui peningkatkan produktifitas dan mengurangi risiko denda dan klaim kompensasi.
SASARAN DAN MANFAAT TRAINING K3 BEKERJA PADA KETINGGIAN
Peserta mampu memastikan bahwa semua pekerja memiliki peran dalam mencegah kejatuhan.
Peserta mampu mengidentifikasi dan mengevaluasi bahaya bekerja pada ketinggian
Peserta mampu mengendalikan bahaya bekerja pada ketinggian, jika memungkinkan.
Peserta mampu melatih pekerja untuk mengenali bahayabekerja pada ketinggian.
Peserta mampu menggunakan sistem yang tepat dan metode untuk mencegah jatuh dan melindungi pekerja jika mereka jatuh.
Peserta mampu memeriksa dan memelihara peralatan perlindungan untuk bekerja pada ketinggian sebelum dan setelah menggunakannya.
PERSYARATAN PESERTA TRAINING K3 BEKERJA PADA KETINGGIAN
Para karyawan, teknisi, supervisor, manager perusahaan yang dalam lingkup kegiatannnya mencakup pekerjaan pada ketinggian, tidak terbatas pada pembangunan dan perawatan menara telekomunikasi, pembersihan dan perawatan gedung – gedung tinggi, jaringan listrik, galangan kapal, reboisasi, pengendalian hama, silo, kehutanan dan lain – lain.
Membawa Foto Copy Kartu Identitas
Membawa Foto Copy ijazah terakhir
Membawa Surat Rekomendasi dari Perusahaan
Membawa Pas Foto 4×6, 2×3 masing-masing 3 lembar (background merah)
OUTLINE TRAINING K3 BEKERJA PADA KETINGGIAN
KELOMPOK DASAR
Peraturan Perundangan K3 bekerja pada ketinggian (3 JP)
Identifikasi bahaya kerja pada ketinggian (2 JP)
KELOMPOK INTI
Teknik Penyesuaian Posisi Kerja (4 JP)
Teknik lanjutan Pergerakan bebas pada ketinggian (4 JP)
Penerapan prosedur operasi standar kerja pada ketinggian (2 JP)
Pengangkatan barang ringan pada ketinggian (4 JP)
KELOMPOK PENUNJANG
Dasar Penyelamatan pada Ketinggian (4 JP)
EVALUASI
Teori (2 JP)
Praktek (2 JP)
INSTRUKTUR TRAINING K3 BEKERJA PADA KETINGGIAN
Tenaga Ahli dari Kemenaker
Praktisi
FASILITAS TRAINING K3 BEKERJA PADA KETINGGIAN
Hard / Soft Copy Materi Training
Sertifikat dari Depnakertrans
Kartu Lisensi dari Depnakertrans
Sertifikat Training dari HSP
2x coffee break
Makan Siang
Gimmick
DURASITRAINING K3 BEKERJA PADA KETINGGIAN
27 jam pelajaran@45 menit atau 3 (tiga) hari (Jam 08.00 – 17.00)
TEMPAT PELAKSANAAN TRAINING K3 BEKERJA PADA KETINGGIAN
HSP Academy Training Center – Gading Serpong – Tangerang
Kecelakaan kerja akibat jatuh dari ketinggian merupakan kecelakaan yang sangat umum dan cukup tinggi dibergai sektor industri. Cedera yang ditimbulkan dari luka karena kecelakaan jenis ini biasanya cukup serius karena bagian-bagian vital tubuh seperti kepala atau kaki menjadi bagian yang paling sering terkena. Seseorang yang jatuh dari ketinggian 2 meter sudah mempunyai peluang untuk mengalami cedera yang fatal. Pelatihan “Bekerja di Ketinggian” dirancang untuk menyediakan personil dengan kemampuan untuk mengenali potensi cedera serius saat bekerja di ketinggian dan menentukan metode yang aman yang tersedia untuk meminimalkan risiko. Mengurangi kecelakaan di tempat kerja adalah praktik manajemen yang baik. Bukan hanya tidak membuat tenaga kerja Anda bahagia, tetapi Anda akan menghemat uang melalui peningkatkan produktifitas dan mengurangi risiko denda dan klaim kompensasi.
SASARAN DAN MANFAAT TRAINING K3 BEKERJA PADA KETINGGIAN
Peserta memahami apa yang dimaksud dengan bekerja di ketinggian dan potensi risikonya
Peserta memahami hirarki pengendalian bahaya sehubungan dengan bekerja di ketinggian
Peserta memahami persyaratan minimum untuk platform kerja yang ditinggikan (tetap maupun perancah)
Peserta mampu memilih dan menggunakan Harness untuk keselamatan dan kelengkapannya secara benar dan tepat
Peserta memahami persyaratan untuk akses yang aman dan jalan keluar untuk bekerja wilayah di ketinggian
Peserta memahami pentingnya rencana penyelamatan serta penilaian kemampuan penyelamatan.
PERSYARATAN PESERTA TRAINING K3 BEKERJA PADA KETINGGIAN
Para karyawan, teknisi, supervisor, manager perusahaan yang dalam lingkup kegiatannnya mencakup pekerjaan pada ketinggian, tidak terbatas pada pembangunan dan perawatan menara telekomunikasi, pembersihan dan perawatan gedung – gedung tinggi, jaringan listrik, galangan kapal, reboisasi, pengendalian hama, silo, kehutanan dan lain – lain.
Membawa Foto Copy Kartu Identitas
Membawa Foto Copy ijazah terakhir
Membawa Surat Rekomendasi dari Perusahaan
Membawa Pas Foto 4×6, 2×3 masing-masing 3 lembar (background merah)
OUTLINE TRAINING K3 BEKERJA PADA KETINGGIAN
KELOMPOK DASAR
UU No. 1 tahun 1970 (2 JP)
Dasar – dasar K3 (2 JP)
Penggunaan alat pelindung diri (2 JP)
KELOMPOK INTI
Penggunaan alat penahan jatuh perorangan (2 JP)
Pergerakan sederhana pada ketinggian (2 JP)
Penerapan prosedur kerja pada ketinggian (2 JP)
Penggunaan alat penahan jatuh perorangan (2 JP)
Memasang tangga portable (2 JP)
INSTRUKTUR TRAINING K3 BEKERJA PADA KETINGGIAN
Tenaga Ahli dari Kemenaker
Praktisi
FASILITAS TRAINING K3 BEKERJA PADA KETINGGIAN
Hard / Soft Copy Materi Training
Sertifikat dari Depnakertrans
Kartu Lisensi dari Depnakertrans
Sertifikat Training dari HSP
2x coffee break
Makan Siang
Gimmick
DURASITRAINING K3 BEKERJA PADA KETINGGIAN
20 jam pelajaran@45 menit atau 2 (dua) hari (jam 08.00 – 17.00)
TEMPAT PELAKSANAAN TRAINING K3 BEKERJA PADA KETINGGIAN
HSP Academy Training Center – Gading Serpong – Tangerang