Bekerja di Ketinggian adalah aktivitas yang dilakukan pada ketinggian sekitar 1.8 meter atau lebih. Aktivitas ini termasuk dalam kategori non-rutin sehingga memerlukan dokumen izin kerja khusus. Keselamatan adalah prioritas utama dalam bekerja. Oleh karena itu, penting untuk memahami peralatan yang digunakan dan metode keselamatan yang diperlukan.
Persiapan Sebelum Bekerja
Saat mengajukan izin kerja untuk bekerja, pastikan Anda memahami:
Tipe peralatan yang digunakan untuk mencapai tempat kerja yang tinggi.
Metode dan kelengkapan keselamatan dalam menggunakan peralatan tersebut.
Anda harus menggunakan peralatan keselamatan berikut:
Sabuk/Tali Keselamatan: Pastikan selalu terpasang dengan benar.
Helm Keselamatan: Tali helm harus diikatkan ke dagu.
Sepatu Keselamatan: Sepatu dengan sol anti-slip untuk mencegah tergelincir.
APD Tambahan (Tergantung dari kondisi pekerjaan dan kondisi di lapangan):
Kacamata Keselamatan: Untuk melindungi mata dari debu dan partikel berbahaya.
Sarung Tangan (Glove): Untuk melindungi tangan dari cedera.
Masker: Untuk melindungi pernapasan dari debu atau bahan kimia berbahaya.
Tipe Peralatan untuk Bekerja di Ketinggian
Berikut adalah jenis-jenis peralatan yang biasa digunakan:
Tangga: Gunakan tangga yang stabil dan periksa kondisi tangga sebelum digunakan.
Scaffolding/Perancah Jembatan: Pastikan perancah dipasang dengan benar dan aman.
Alat Angkat Mekanik (Working Platforms): Periksa kondisi alat sebelum digunakan.
Bolt dan Clamp Scaffolding: Pastikan semua sambungan aman dan kuat.
Peralatan Akses yang Saling Terhubung: Gunakan hanya peralatan yang telah diuji dan disetujui.
Tali dan Jaring Keselamatan: Pasang tali dan jaring keselamatan untuk mencegah jatuh.
Kesimpulan
Bekerja di ketinggian memerlukan perhatian ekstra terhadap keselamatan. Dengan memahami dan menggunakan peralatan yang tepat serta mengikuti prosedur keselamatan, risiko kecelakaan dapat diminimalisir. Selalu pastikan Anda menggunakan APD yang sesuai dan mengikuti pedoman keselamatan kerja untuk menjaga diri Anda dan rekan kerja tetap aman.
Dapatkan informasi tentang K3 lainnya hanya di HSP Academy
Bekerja dalam Ruang Terbatas: Panduan Keselamatan Terbaru
Apa itu Ruang Terbatas?
Ruang terbatas adalah area yang tidak dirancang untuk tempat bekerja tetapi memerlukan akses untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Contoh umum ruang terbatas meliputi:
Box girder
Tangki
Vessel
Tabung/bejana
Terowongan/canal
Basement
Pentingnya Keselamatan Kerja di Ruang Terbatas
Bekerja dalam ruang terbatas memiliki risiko tinggi, sehingga memahami dan mematuhi prosedur keselamatan sangat penting. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memulai pekerjaan dalam ruang terbatas:
1. Izin Kerja (Work Permit)
Sebelum memulai pekerjaan, pastikan semua persyaratan izin kerja sudah lengkap dan disetujui.
2. Fasilitas Kerja
Pastikan fasilitas kerja yang memadai seperti:
Jalan keluar masuk/manhole
Blower untuk sirkulasi udara
Lampu penerangan
Kabel listrik yang aman
3. Pengecekan Konsentrasi Oksigen
Pastikan konsentrasi oksigen dan udara dalam ruang terbatas telah dicek menggunakan gas detector untuk memastikan dalam batas yang normal.
Bahaya Bekerja dalam Ruang Terbatas
Beberapa bahaya yang sering terjadi saat bekerja dalam ruang terbatas meliputi:
a) Bahaya Kekurangan atau Kelebihan Oksigen
Konsentrasi oksigen yang tidak sesuai dapat menyebabkan sesak napas atau kebakaran.
b) Bahaya Akses Jalan Keluar Masuk
Akses yang tidak standar seperti pemasangan tangga dan platform yang buruk dapat menyebabkan pekerja tersandung, jatuh, atau terperangkap.
c) Bahaya Peralatan Listrik
Isolasi peralatan listrik yang kurang baik atau kabel yang rusak dapat menyebabkan pekerja terkena setrum.
d) Bahaya Peledakan
Gas yang terkontaminasi dan tidak ada sirkulasi udara dapat memicu peledakan.
Untuk mengatasi bahaya-bahaya di atas, perhatikan beberapa langkah keselamatan berikut:
a) Lengkapi Semua Persyaratan Izin Kerja
Pastikan semua persyaratan izin kerja telah terpenuhi dan work permit diajukan.
b) Pastikan Sirkulasi Udara yang Baik
Fasilitas sirkulasi udara seperti blower harus berfungsi dengan baik untuk menjaga kualitas udara.
c) Pengecekan Oksigen
Pengecekan konsentrasi oksigen harus dilakukan oleh departemen keselamatan menggunakan alat gas detector.
d) Pengawasan dan Pengontrolan
Selama pekerjaan berlangsung, selalu ada pengawasan oleh supervisor yang bertanggung jawab.
e) Penjaga Standby
Pastikan ada satu orang penjaga yang standby dekat manhole untuk memberikan bantuan jika diperlukan.
f) Komunikasi yang Baik
Pastikan selalu ada komunikasi langsung yang baik dengan pekerja di dalam ruang terbatas menggunakan radio komunikasi.
Dengan mematuhi panduan keselamatan ini, risiko kecelakaan kerja saat bekerja dalam ruang terbatas dapat diminimalkan, sehingga keselamatan dan kesehatan pekerja tetap terjaga.
Kesimpulan
Bekerja dalam ruang terbatas memerlukan perhatian khusus terhadap prosedur keselamatan untuk menghindari risiko dan bahaya. Dengan melengkapi semua izin kerja, memastikan fasilitas yang memadai, dan melakukan pengecekan oksigen serta pengawasan yang ketat, keselamatan kerja di ruang terbatas dapat terjamin.
Dapatkan informasi tentang K3 lainnya hanya di HSP Academy
Menggerinda adalah aktivitas penting dalam berbagai proyek konstruksi, fabrikasi, dan pekerjaan lainnya. Beberapa tugas yang sering dilakukan menggunakan gerinda tangan meliputi:
Menggerinda hasil pengelasan
Menggerinda benda kerja yang akan dilas
Menggerinda alur untuk pengelasan belakang (back weld)
Menggerinda untuk menghilangkan korosi/karat
Memotong material/benda kerja dengan gerinda potong (cutting wheel)
Mengapa Keselamatan Kerja Gerinda Tangan Penting?
Pekerja seringkali mengabaikan bahaya dan prosedur keselamatan saat menggunakan gerinda tangan. Baik itu terkait proses menggerinda maupun alat yang digunakan, kelalaian dapat menyebabkan kecelakaan kerja, mulai dari yang ringan hingga fatal.
Tips Keselamatan Kerja Gerinda Tangan
Untuk menghindari kecelakaan kerja saat menggunakan gerinda tangan, perhatikan beberapa hal berikut:
1. Gunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang Tepat
Pastikan menggunakan APD yang sesuai selain APD standar:
Masker
Kacamata pengaman (Safety Glasses)
Pelindung wajah (Face Shield)
Sumbat telinga (Ear Plug)
Sarung tangan (Gloves)
2. Periksa Kondisi Mesin Gerinda
Sebelum digunakan, pastikan kondisi mesin gerinda dalam keadaan baik dan aman:
Tidak ada kebocoran arus pada bodi dan kabel mesin
Kap pelindung (safety guard) terpasang dengan baik
3. Pasang Batu Gerinda dengan Benar
Perhatikan beberapa hal saat memasang batu gerinda:
Pastikan ukuran batu gerinda sesuai dengan pekerjaan
Perhatikan batas kecepatan maksimum (Maximum Operation Speed – MOS) yang tertera pada batu gerinda dan pastikan MOS batu lebih besar dari kecepatan maksimum mesin
Gunakan kunci yang tepat untuk mengencangkan batu gerinda
Pastikan benda kerja yang akan dipotong atau digerinda dalam posisi tetap. Gunakan penjepit (clamp) jika perlu untuk menghindari benda kerja terpental. Misalnya, jangan meletakkan benda yang akan digerinda di atas permukaan yang licin.
5. Jaga Lingkungan Kerja
Pastikan lokasi kerja bebas dari bahan mudah terbakar seperti thinner, grease, atau minyak.
6. Posisi Badan yang Aman
Pastikan posisi badan aman dan stabil saat menggerinda untuk menghindari kecelakaan.
7. Hindari Tekanan Berlebih
Jangan memberikan tekanan berlebih pada batu gerinda untuk menghindari pecahnya batu akibat tekanan yang dipaksakan.
8. Perkecil Kontak Batu Gerinda
Kurangi bagian batu gerinda yang kontak langsung dengan benda kerja untuk mencegah kerusakan.
9. Cabut Kabel Saat Tidak Digunakan
Pastikan kabel power dicabut dari sumber daya saat mengganti batu gerinda dan jangan meninggalkan mesin dalam kondisi terhubung dengan sumber daya.
Pemeriksaan Sebelum Menggerinda
Sebelum memulai pekerjaan menggerinda, perhatikan beberapa hal penting:
Ketahui material yang akan digerinda: ukuran, keadaan permukaan, jenis, dan posisinya.
Ketahui keterbatasan mesin gerinda: kondisi mesin, ukuran, dan komponen pendukung.
Ketahui keterbatasan diri: kondisi fisik dan mental, kemampuan, serta pengetahuan dan pengalaman.
Langkah Setelah Selesai Menggerinda
Setelah selesai menggerinda, pastikan untuk:
Mematikan mesin terlebih dahulu sebelum mencabut dari sumber listrik.
Memastikan peralatan tidak terhubung dengan kelistrikan.
Tidak mencabut ketiga cabang dari steker.
Menjaga kabel listrik dari panas, minyak, dan benda tajam.
Memastikan hubungan listrik aman dan menekan tombol off saat mesin tidak digunakan, sebelum diperbaiki, dibersihkan, atau saat mengganti aksesoris.
Dengan mengikuti panduan keselamatan kerja gerinda tangan ini, risiko kecelakaan kerja dapat dikurangi secara signifikan, menjaga keselamatan dan kesehatan pekerja.
Dapatkan informasi tentang K3 lainnya hanya di HSP Acacemy
Surveilans kesehatan kerja adalah suatu pendekatan sistematis untuk memantau kondisi kesehatan para pekerja di lingkungan kerja. Dengan adanya surveilans kesehatan kerja, perusahaan dapat mengidentifikasi risiko kesehatan, mencegah penyakit terkait pekerjaan, dan menjaga kesejahteraan para karyawan. Artikel ini akan menjelaskan pentingnya surveilans kesehatan kerja dan bagaimana mengimplementasikannya secara efektif.
1. Mengapa Surveilans Kesehatan Kerja Penting?
Surveilans kesehatan kerja memainkan peran kunci dalam menjaga keberlanjutan bisnis dan kesejahteraan karyawan. Beberapa alasan mengapa surveilans kesehatan kerja penting antara lain:
a. Pencegahan Penyakit Terkait Pekerjaan
Surveilans membantu mengidentifikasi risiko kesehatan yang mungkin timbul dari pekerjaan tertentu. Dengan demikian, langkah-langkah pencegahan dapat diambil untuk mengurangi kemungkinan terjadinya penyakit terkait pekerjaan.
b. Menjaga Produktivitas dan Kinerja
Karyawan yang sehat cenderung lebih produktif. Dengan memantau kesehatan secara teratur, perusahaan dapat mengambil langkah-langkah preventif untuk memastikan kesehatan karyawan tetap optimal, sehingga meningkatkan produktivitas dan kinerja keseluruhan perusahaan.
c. Kepatuhan dengan Regulasi
Surveilans kesehatan kerja juga penting untuk memastikan bahwa perusahaan mematuhi semua regulasi kesehatan dan keselamatan yang berlaku. Kepatuhan ini tidak hanya melindungi karyawan tetapi juga mencegah sanksi hukum dan denda yang dapat dikenakan pada perusahaan.
2. Langkah-langkah Implementasi Surveilans Kesehatan Kerja yang Efektif
a. Identifikasi Risiko Kesehatan Kerja
Langkah pertama dalam implementasi surveilans kesehatan kerja adalah mengidentifikasi risiko kesehatan yang mungkin dihadapi oleh karyawan. Ini melibatkan analisis pekerjaan, paparan bahan kimia atau fisik, dan faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi kesehatan.
b. Penjadwalan Pemeriksaan Kesehatan Rutin
Secara teratur, perusahaan harus menjadwalkan pemeriksaan kesehatan rutin untuk karyawan. Ini mencakup pemeriksaan fisik, pemeriksaan mata, dan pemeriksaan lain yang sesuai dengan risiko pekerjaan masing-masing.
c. Edukasi Karyawan tentang Kesehatan dan Keselamatan
Memberikan edukasi kepada karyawan tentang pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan di tempat kerja adalah kunci. Semakin karyawan memahami risiko yang mereka hadapi dan cara melindungi diri, semakin efektif surveilans kesehatan kerja dapat dilaksanakan.
d. Implementasi Teknologi Informasi
Memanfaatkan teknologi informasi, seperti perangkat lunak manajemen kesehatan kerja, dapat mempermudah pelacakan dan analisis data kesehatan karyawan. Ini membantu perusahaan untuk mengidentifikasi tren dan mengambil tindakan yang diperlukan lebih cepat.
3. Kesimpulan
Surveilans kesehatan kerja adalah komponen kritis dari strategi manajemen kesehatan dan keselamatan di lingkungan kerja. Dengan mengambil langkah-langkah preventif dan memantau kesehatan karyawan secara teratur, perusahaan dapat menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan produktif. Dengan demikian, implementasi surveilans kesehatan kerja bukan hanya kebutuhan etika, tetapi juga suatu investasi dalam keberhasilan jangka panjang perusahaan.
HSP ACADEMY MENGUCAPKAN TERIMA KASIH KEPADA 1840 PESERTA TRAINING YANG TELAH BERKONTRIBUSI DALAM PROGRAM TRAINING TAHUN 2023
[Tangerang], [29/12/23] – HSP Academy, sebagai penyedia pelatihan dan sertifikasi profesi yang profesional , mengucapkan terima kasih yang tulus kepada seluruh peserta yang telah turut serta dalam kesuksesan sesi pelatihan sepanjang tahun 2023. pada tahun 2023 HSP Academy dengan bangga mengumumkan penyelesaian 108 judul program pelatihan yang beragam.
Kami ingin menyampaikan penghargaan yang tulus kepada setiap peserta yang aktif berpartisipasi dalam sesi pelatihan dan sertifikasi yang diadakan oleh HSP Academy pada tahun 2023. Komitmen Anda dalam pengembangan kinerja yang profesional tidak hanya meningkatkan keterampilan individu Anda tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan perusahaan anda.
Ragam program pelatihan yang mencakup 420 judul yang ditawarkan oleh HSP Academy mencerminkan komitmen untuk menyediakan topik yang relevan dan terkini untuk memenuhi kebutuhan yang berkembang dari para profesional di berbagai bidang. Program-program tersebut melibatkan sejumlah topik bidang k3 seperti rumah sakit, migas, angkat angkut, boiler, listrik dan lingkungan, juga termasuk pembahasan diluar itu seperti training HRD, managemen dan lainnya, memberikan peserta wawasan berharga dan keterampilan praktis.
HSP Academy tetap berkomitmen untuk membina budaya pembelajaran berkelanjutan dan pertumbuhan profesional. Keberhasilan sesi pelatihan pada tahun 2023 menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan program-program inovatif dan berdampak dalam beberapa tahun mendatang.
Untuk informasi lebih lanjut tentang HSP Academy dan program pelatihannya yang akan datang, silakan kunjungi [www.hanosen.com] atau hubungi mobile 081-1928-0806 atau telpon perusahaan 021-55686090.
HSP Academy Gelar Training of Trainer Level 3 dan 4 di Training Center
Tangerang – HSP Academy, lembaga pendidikan dan pelatihan, baru-baru ini berhasil melaksanakan program Training of Trainer (ToT) Level 3 dan 4 selama 3 hari di pusat pelatihan mereka. Pelatihan ini diadakan secara publik, memperkenalkan konsep-konsep tingkat lanjut dalam bidang keahlian pelatihan.
Acara yang berlangsung di Training Center HSP Academy ini dihadiri oleh peserta pelatihan sebanyak 3 orang. Pelatihan ToT Level 3 dan 4 ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam dan keterampilan praktis kepada para peserta yang ingin menjadi instruktur atau pelatih profesional.
Selama tiga hari, peserta diberikan wawasan mendalam tentang teknik pengajaran tingkat lanjut, desain kurikulum, manajemen kelas, dan strategi evaluasi pelatihan. Pelatihan dilakukan dengan pendekatan interaktif, memungkinkan peserta untuk berpartisipasi aktif dan mendapatkan pengalaman praktis dalam memberikan pelatihan.
Pihak HSP Academy menekankan pentingnya pelatihan yang efektif dalam meningkatkan kualitas instruksi dan pembelajaran di berbagai sektor. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan peserta dapat menjadi pelatih yang handal dan mampu memberikan dampak positif dalam pengembangan sumber daya manusia.
HSP Academy berkomitmen untuk terus menyelenggarakan program pelatihan berkualitas guna mendukung pengembangan keterampilan dan pengetahuan di berbagai bidang. Informasi lebih lanjut tentang program pelatihan mendatang dapat ditemukan di situs web resmi HSP Academy.
Pengumuman Akhir Training dan Perpanjangan Desember 2023
Kemnaker
Tanggal: 20 Desember 2023
Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengumumkan batas akhir untuk pelaksanaan training dan perpanjangan sertifikat pada tanggal 17 Desember 2023. Pemberitahuan ini mempengaruhi peserta yang tengah mengikuti pelatihan di berbagai program yang diselenggarakan oleh Kemnaker.
Pihak Kemnaker menegaskan bahwa pelatihan yang masih berlangsung harus segera diselesaikan sebelum batas akhir yang ditentukan. Selain itu, para peserta yang membutuhkan perpanjangan sertifikat diharapkan segera mengajukan permohonan sebelum tanggal 17 Desember 2023.
Proses perpanjangan sertifikat dapat dilakukan melalui portal resmi Kemnaker dengan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan. Pihak Kemnaker memberikan pengumuman ini sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas dan keterampilan tenaga kerja di Indonesia.
Adapun, setelah batas akhir pada tanggal 17 Desember 2023, pelayanan perpanjangan sertifikat dan pelaksanaan training akan dihentikan sementara waktu. Pelayanan ini dijadwalkan akan dibuka kembali pada tanggal 15 Januari 2024.
Mengenai pembukaan kembali pelayanan, Kemnaker menyarankan agar para peserta dan pemohon sertifikat memantau informasi terbaru melalui situs resmi Kemnaker atau menghubungi pusat informasi yang telah disediakan.
Kemnaker berharap agar semua pihak yang terlibat dapat mematuhi batas waktu yang telah ditentukan untuk menjaga kelancaran proses administrasi dan pemberian sertifikat. Keputusan ini sejalan dengan komitmen Kemnaker dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor tenaga kerja di Indonesia.
Tidak memperhatikan ergonomi di tempat kerja dapat memiliki dampak negatif yang signifikan pada kesejahteraan dan produktivitas pekerja. Ergonomi berkaitan dengan desain lingkungan kerja dan peralatan agar sesuai dengan kebutuhan fisik dan psikologis manusia. Berikut adalah beberapa bahaya yang mungkin timbul jika ergonomi di tempat kerja tidak diperhatikan:
Ergonomi di Kantor
1.Cedera Fisik:
Posisi kerja yang tidak benar atau peralatan yang tidak sesuai ergonomi dapat menyebabkan cedera fisik seperti nyeri punggung, leher, bahu, atau pergelangan tangan. Kondisi ini bisa berkembang menjadi masalah kronis seperti sindrom terowongan karpal atau hernia nukleus pulposus.
2.Penurunan Produktivitas:
Pekerja yang merasa tidak nyaman atau merasa sakit akibat postur kerja yang buruk mungkin akan mengalami penurunan produktivitas. Rasa tidak nyaman tersebut dapat mengganggu konsentrasi dan fokus pekerja.
3.Penyakit Terkait Kerja:
Beberapa kondisi kesehatan yang terkait dengan pekerjaan, seperti gangguan muskuloskeletal, bisa muncul akibat postur dan gerakan yang tidak benar. Contohnya adalah sindrom terowongan karpal, tendinitis, atau bursitis.
4.Stres Fisik dan Mental:
Lingkungan kerja yang tidak mendukung ergonomi dapat menyebabkan stres fisik dan mental pada pekerja. Rasa nyeri atau kelelahan dapat meningkatkan tingkat stres dan mengganggu kesejahteraan secara keseluruhan.
5.Tingkat Kehadiran yang Rendah:
Pekerja yang mengalami ketidaknyamanan atau cedera terkait ergonomi cenderung memiliki tingkat kehadiran yang lebih rendah di tempat kerja. Hal ini dapat mempengaruhi produktivitas tim secara keseluruhan.
6.Biaya Kesehatan yang Meningkat:
Jika pekerja mengalami cedera atau masalah kesehatan yang terkait dengan ergonomi, perusahaan harus mengeluarkan biaya lebih tinggi untuk perawatan medis, cuti sakit, dan penggantian pekerja jika diperlukan.
7.Penurunan Motivasi dan Kepuasan Kerja:
Lingkungan kerja yang tidak nyaman dapat menyebabkan penurunan motivasi dan kepuasan kerja. Pekerja mungkin merasa kurang dihargai oleh perusahaan jika kesehatan dan kenyamanannya tidak diutamakan.
Oleh karena itu, penting bagi perusahaan dan individu untuk memperhatikan prinsip-prinsip ergonomi dalam desain tempat kerja, termasuk peralatan dan mobilitas yang mendukung postur tubuh yang baik. Dengan melindungi kesehatan dan kesejahteraan pekerja, ergonomi dapat berkontribusi pada peningkatan produktivitas, kebahagiaan, dan kualitas kerja secara keseluruhan.
Saat ini apakah perusahaan kamu sudah menerapkan prinsip-prinsip ergonomi? jika belum yukk ikuti training juga free seminar seputar Ergonomi yang mengikuti prinsip-prinsip k3 bersama para ahli dengan menghubungi kami melalui website atau marketing kami.
Apakah saat ini Anda sedang bingung memutuskan untuk training di mana? Memilih tempat training yang tepat merupakan langkah utama yang bisa Anda lakukan supaya ekspektasi bisa sesuai dengan realitas. Lalu, bagaimana cara memilihnya?
Memilih tempat training dan sertifikasi bukan hanya diperuntukkan khusus sertifikasi saja lohh tapi juga untuk training non sertifikasi,tentu training tersebut bertujuan memberikan peingkatan skill kepada peserta, berkaitan dangan proses training juga memerlukan tempat terbaik agar dapat menunjang kegiatan sesuai dengan apa yang diinginkan.
Kebanyakan dari kita akan tergiur dengan “harga murah“. Akan tetapi apakah Anda bisa menjamin kualitas dari training tersebut? Apalagi jika saat ini yang sedang Anda cari adalah tempat training terbaik, sehingga Anda harus tahu bagaimana metode pembelajaran, kenyamanan belajar, dan keamanan selama training.
Agar tidak keliru, berikut 10 alasan memilih tempat training dan sertifikasi yang perlu anda tahu :
1. Lokasi Strategis
Lokasi Strategis
Lokasi atau akses ke tempat training, lokasi yang sulit dijangkau hanya akan membuat kita lelah di perjalanan sehingga konsentrasi saat menerima training pun kurang, sehingga lokasi menjadi salah satu syarat utama dalam proses training.
2. Memiliki Reputasi yang Baik
Reputasi
Selain mencari lokasi yang baik, tentu kita harus memilih tempat training yang memiliki reputasi baik agar dapat menunjang proses training kita dengan maksimal. Pastikan sebelum proses training kita harus melakukan proses pengecekan tempat training yang kita tuju.
3. Harga Kurusus yang Terjangkau
Harga
Setelah mengetahui lokasi dan reputasinya, pasti Anda penasaran berapa harga yang ditawarkan oleh tempat trainig itu. Pastinya yang kita inginkan adalah kualitas terjamin dengan harga yang murah. Akan tetapi, apakah ada yang seperti itu?
Tentu saja ada! Tapi, pastikan Anda telah melihat apakah harga yang ditawarkan sudah sesuai dengan kualitas serta hasil yang akan didapatkannya ya.
4. Banyak Diskon dan Harga Menarik
PROMOTION
Siapa yang tidak mau mendapatkan diskon? Belajar hemat ditambah diskon yang fantastis adalah impian bagi setiap orang.
Saat ini banyak sekali tempat training yang menawarkan diskon bagi peserta baru atau yang sudah pernah training di tempat tersebut. Anda bisa mencari tahu berapa besar diskon yang didapatkan serta benefit lainnya seperti hadiah menarik karena pernah merekomendasikan kerabat untuk bergabung di tempat training tersebut.
Misalnya adalah HSP Academy. Saat Anda merekomendasikan rekan atau perusahaan untuk melakukan proses training sertifikasi profesi di HSP Academy, maka Anda akan dihubungi untuk Marketing dan verifikasi untuk mendapatkan hadiah diskon ataupun merchendise yang menarik.
5. Fasilitas Lengkap
FASILITAS
Bayangkan apabila kamu memilih tempat training yang murah namun tidak memiliki fasilitas yang lengkap sehingga proses training tidak maksimal, tentu hal ini sangat berbahaya kenapa? karena tidak ada proses praktik ataupun kurang dalam proses praktifk karena keterbatas alat dan fasilitas yang dapat digunakan.
6. Seminar Gratis
FREE SEMINAR
Mendapatkan tempat training yang menyediakan seminar gratis adalah hal yang bisa Anda pertimbangkan.
Dengan mengikuti seminar gratis Anda bisa mengetahui bagaimana metode pembelajaran, kualitas trainer, fasilitas dan yang lainnya.
7. Kompetensi Pengajar yang Baik dan Profesional
Kompetensi
Agar proses training berjalan sesuai dengan harapan, Anda perlu melihat bagaimana kualitas pengajar di tempat tersebut. Misalnya ketika Anda mendaftar training ToT dan memilih pengajar yang berkebangsaan asing, apakah Anda yakin dengan kompetensi yang dimilikinya?
Oleh karena itu Anda bisa mencoba untuk menilai kompetensinya di tempat kursus yang menyediakan kelas seminar gratis.
8. Judul Training yang beragam
Choice
Tujuan mengikuti training yaitu supaya Anda lebih memahami materi tersebut dan dapat di aplikasi kepada pekerjaan . Misalnya ketika Anda ingin meningkatkan kemampuan sebagai trainer maka Anda harus mengetahui terlebih dahulu tingkat 3 dan apabila nantinya telah selesai tingkat 3 dapat dilanjut tingkat 4 dan serterusnya hingga tingkat 6.
9. Bisa uji Kemampuan Secara Langsung
Pengujian Training
Hal ini adalah yang menjadi keuntungan kepada peserta yang memilih tempat training yang memiliki fasilitas lengkap, karena dapat menguji secara langsung pada saat proses training dilakukan dan tentu akan menyesuaikan dengan fasilitas yang dipergunakan oleh peserta.
10. Metode Pembelajaran yang Update
Metode
Metode pembelajaran adalah hal yang paling penting. Ketika metode pembelajaran saat training membuat Anda nyaman, seru, dan menyenangkan maka materi yang diberikan pun akan lebih mudah dimengerti. Oleh karena itu pastikan Anda mengetahui bagaimana metode pembelajaran selama kursus berlangsung.
Berdasarkan informasi tersebut tentu kamu sudah paham dong bagaimana cara menentukan/memilih tempat training yang baik. Kalau melihat dari itu tentu HSP Academy memiliki semua persyaratan dari 10 kriteria tersesbut.
Berbicara Pesawat angkat dan angkut tentu kita harus memahami apa sih pesawat angkat angkut itu, nahh kali ini mimin mau share untuk apa itu pesawat angkat angkut juga jenis pesawat angkat angkut yang biasa digunakan pada proses bekerja.
Secara sederhana pesawat agkat angkut adalah suatu pesawat atau alat yang digunakan untuk memindahkan, mengangkat muatan baik bahan atau barang atau orang secara vertikal dan atau horizontal dalam jarak yang ditentukan.
Adapun alat yang masuk ke jenis pesawat angkat dan angkut adalah:
1. Mobile Crane
Mobile Crane
Mobile crane (derek bergerak) adalah salah satu alat yang berfungsi untuk mengangkat atau menurunkan material dengan beban berat dan memindahkannya secara horizontal. Fungsi mobile crane dapat menjadi pilihan efektif bagi perusahaan konstruksi karena prinsip dasar alat gerak yang dapat memudahkan proses perpindahan material dengan jarak pendek serta juga dapat menjadi komponen pendukung dalam membuat tower crane atau derek jangkung. Jenis derek ini juga dinilai efisien dikarenakan tidak memerlukan terlalu banyak biaya untuk tambahan alat khusus.
2. Tower Crane
Tower Crane
Tower crane adalah alat pengangkat beban yang fungsi untuk mempermudah pekerjaan kontruksi pada gedung-gedung tinggi. Sebagai alat yang memiliki jangkauan luas dan tinggi yang dapat disesuaikan dengan bangunan yang sedang dibangun , tower crane dapat mengangkat atau memidahkan alat-alat matrial dengan lebih mudah. Tower crane dapat menyesuaikan tinggi hingga mencapai lebih dari 100 meter sehingga tidak heran jika alat berat yang satu ini sangat berperan penting dalam pembangunan gedung-gedung tinggi. Jika tidak ada alat ini, munkin proses kontruksi gedung tinggi akan sulit dilakukan karena untuk memidahkan matrial ke atas bagunan tinggi diperlukan alat yang tinggi di sesuaikan dengan tinggi gedung
3. Personal Platform
Personal Platform
Forklift Maintenance Forklift atau Personal Working Platform digunakan sebagai tempat pekerja yang aman dan nyaman untuk kerja Pemeliharaan/menyusun/mengambil barang pada ketinggian yang di joint kan dengan garpu Forklift Personal Platform ini di disain berbentuk Keranjang dikondisikan sebagai tempat pekerja berada dalam Keranjang yang akan melakukan tugas pada ketinggian, Unit ini dipasangkan dengan Forklift sebagai pengangkut Personal Working Platform. sangat lah banyak kegunaannya, Alat ini sangat membantu pekerja di lapangan sebagai akses menjangkau kerja pada ketinggian sangat aman, Alat ini sangat cocok pada pekerjaan Perawatan Lampu, Plafon dan tugas lainnya yang berada pada posisi tinggi. Unitnya tidaklah terlalu besar di rancang untuk 1 dan 2 orang saja, dibuat husus sebagai alat bantu yang di pasangkan dengan Forklift ataupun dengan Counter Balance Forklift ataupun dengan Reach Truck atau alat sejenisnya.
4. Overhead Crane
Overhead Crane
Overhead crane adalah rangkaian hoist crane yang terpasang di bagian atap bangunan untuk mengangkat dan memindahkan beban. Overhead crane juga sering disebut Bridge Crane atau Jembatan Crane. Kebanyakan pemakaian overhead crane dipakai di dalam gedung atau indoor. Namun tidak menutup kemungkinan hoist crane jenis overhead crane dapat digunakan di luar ruangan atau outdoor.
5. Conveyor
Conveyor
Conveyor adalah mesin yang memiliki fungsi utama untuk memindahkan barang dalam jumlah banyak dari suatu tempat ke tempat yang lain. Mesin conveyor ini sangat sering digabungkan dengan fungsi lain seperti fungsi quality control, pemilahan produk, penimbangan produk, deteksi logam, memuat barang ke truk / menurunkan barang dari truk, dan lainnya. Fleksibilitas ini yang membuat conveyor sangat sering dipakai dalam lini produksi.
6. Personel Basket
Personel Basket
Personal Basket sendiri adalah alat yang dirancang dan di desain sedemikian rupa untuk memindahkan seorang pekerja dari satu titik ke titik lain dengan sistem derek. Biasanya alat ini digunakan pada pekerjaan lepas pantai, anjungan pengeboran dan perkapalan.
7. Forklift
Forklift
Forklift adalah sejenis truk yang dioperasikan untuk mengangkat, memindahkan, dan menurunkan barang-barang berat dari satu tempat ke tempat lain. Benda yang diangkat adalah benda yang sulit atau terlalu berat untuk diangkat oleh manusia. Pengoperasian forklift bisa dilakukan di dalam ruangan maupun luar ruangan seperti bongkar muat barang di pelabuhan, gudang, pabrik, ekspedisi, supermarket, dan masih banyak lagi tentunya.
Dari semua penjelasan tersebut tentu kita semua sudah paham dong fungsinya, namun untuk proses pengoprasiannya tentu tidak boleh sembarang ya dan harus memiliki sertifikasi ahli, jika kamu tertarik untuk mengetahui lebih lanjut proses nya seperti apa yukk segera hubungi kami disini.