Alhamdullillah HSP Academy mendapat kepercayaan dari PT BlueScope Indonesia sebagai fasilitator untuk training Electrical Engineering untuk para Engineer PT BlueScope Imdonesia. Training dilaksanakan di site PT BlueScope Indonesia Kawasan Industri Cilegon. Trainining dibagi kedalam 8 batch pertemuan untuk topik Electrical dan Mechanical Engineering. Berikut adalah foto – foto training untuk Batch Electrical Engineering.
Alhamdullillah HSP Academy telah melaksanakan training operator forklift kelas 2 sertifikasi Kemnaker pada tanggal 20-22 Maret 2019 di HSP Academy Training Center. Training Operator forklift kelas 2 ini diikuti oleh 6 orang peserta dari beberapa perusahaan. Training operator forklift kelas 2 sertifikasi kemnaker ini difasilitasi oleh instruktur dari Kemnaker dan Praktisi. Berikut adalah foto-foto training operator forklift kelas 2 sertifikasi kemnaker.
Alhamdullillah HSP Academy kembali mendapatkan kepercayaan dari PT Pacinesia Chemical Industri sebagai penyelenggara training Operator Crane Kelas 3 pada tanggal 27-29 Maret 2019. Training yang dilaksanakan di kantor PT Pacinesia Chemical Indutsri kawasan industri Jatake Tangerang diikuti oleh 6 operator crane. Pelatihan operator crane kelas 3 sertifikasi Kemnaker ini difasilitasi oleh instruktur berpengalam dari praktisi dan Disnaker Tangerang. Berikut adalah foto-foto training operator crane kelas 3 sertifikasi kemnaker.
Alhamdulillah HSP Academy mendapatkan kepercayaan melaksanakan pelatihan Training Needs Analysis Sertifikasi BNSP untuk karyawan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Pelatihan yang dilaksanakan di Hotel Swiss Bell TB Simatupang pada tanggal 20-22 Maret 2019 difasilitasi oleh instruktur senior HSP Bp. Yani Hariyadi, SH yang sudah puluhan tahun berpengalaman dalam bidang pengembangan SDM diberbagai perusahaan. Pelatihan yang diikuti oleh 15 orang peserta dari divisi pengembangan SDM BSSN berjalan dengan baik. Setelah melalui ujian kompetensi oleh asesor dari LSP Trainer Indonesia, Alhamdullillah semua peserta dinyatakan kompeten. Berikut adalah foto-foto training TNA sertifikasi BNSP Badan Siber dan Sandi Negara.
Training Pengawas Operasional Utama (POU) Pertambangan, Kegiatan pertambangan mineral dan batubara memiliki karakteristik, antara lain padat modal, teknologi tinggi, serta risiko dan bahaya yang tinggi. Oleh karena itu, untuk mendukung kegiatan pertambangan yang sesuai dengan karakteristik tersebut dan dalam rangka menerapkan kaidah teknik pertambangan yang baik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, diperlukan SDM yang berkompeten, salah satu kompetensi SDM yang diperlukan di bidang pertambangan mineral dan batubara adalah tenaga Pengawas Operasional Utama (POU).
Untuk menyiapkan tenaga Pengawas Operasional Utama yang kompeten sesuai dengan tuntutan kebutuhan tenaga profesional di bidang pertambangan mineral dan batubara, diperlukan adanya pendidikan dan pelatihan kompetensi sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Khusus yang telah ditetapkan oleh Kementerian ESDM melalui Peraturan Menteri ESDM RI No. 43 tahun 2016.
Sesuai dengan Permen 26 Tahun 2018 dan Kepmen 1827K Tahun 2018 bahwa Kepala Teknik Tambang Wajib menyelenggarakan pelatihan bagi pengawas, dengan materi minimal telah ditetapkan, hal ini juga seiring dengan keputusan Dirjen Geologi dan Sumber Daya Mineral No. 0228.K/40/djg/2003 tentang kompetensi Pengawas Operasional pada perusahaan pertambangan mineral dan batubara serta panas bumi.
SASARAN DAN MANFAAT TRAINING PENGAWAS OPERASIONAL UTAMA (POU)
Peserta memahami dan mampu mengelola Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pertambangan
Peserta memahami dan memiliki kompetensi sebagai Pengawas Operasional Utama (POU)
PESERTA YANG PERLU IKUT TRAINING PENGAWAS OPERASIONAL UTAMA (POU)
Calon Pengawas Operasional Utama yang telah memiliki sertifikat kelulusan Uji Kompetensi Perngawas Operasional Madya (POM);
Minimal telah bekerja sebagai Pengawas Operasional Madya selama 1 (satu) tahun.
PERSYARATAN PESERTA TRAINING PENGAWAS OPERASIONAL UTAMA (POU)
DOKUMEN:
Foto kopi KTP/KK sebanyak 2 lembar.
Surat Penugasan dari perusahaan untuk mengikuti uji kompetensi POU di tandatangan oleh KTT/PJO dan di stempel.
Copy SK Pengangkatan Pegawai.
Curriculum Vitae (CV)/ Daftar Riwayat Hidup terkini.
Copy Ijasah terakhir.
Foto kopi sertifikat kompetensi POM
Uraian Pekerjaan terkini (Job Desk).
Pas foto 3×4 sebanyak 5 lembar berlatarbelakang merah dan berpakain kemeja berdasi.
(Khusus Expatriat) Surat Ijin Bekerja dari Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia.
Copy sertifikat-sertifikat training K3 (jika ada)
PENDIDIKAN DAN PENGALAMAN
Minimal pendidikan SLTA/D3/S1/S2/S3 semua jurusan.
Pengalaman di bidang pertambangan mineral dan/ atau batubara untuk SLTA Minimal 10 tahun, D3 Minimal 3 tahun, S1/S2/S3 Minimal 1 tahun.
Bagi Tenaga Kerja Asing (TKA). Memiliki Surat Ijin Bekerja yang berlaku dari Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia.
Sekurang – kurangnya adalah pengawas tim atau memiliki sekurang – kurangnya 2 (dua) anak buah.
Bukti-bukti kerja lapangan yang harus dibawa/disiapkan:
Laporan inspeksi tempat kerja/ pemeriksaan dan pengujian peralatan.
Hasil evaluasi laporan investigasi.
Implementasi dan (RKAB) Rencana kerja terkait penerapan teknis pertambangan yang baik, Keselamatan pertambangan, Lindungan Lingkungan, konservasi, pemanfaatan jasa dan teknologi.
Laporan Risk Assessment.
Lain – lain.
OUTLINE TRAINING PENGAWAS OPERASIONAL UTAMA (POU)
Melaksanakan Tugas dan Tanggung Jawab sebagai Pengawas Operasional Utama (POU)
Mengelola Keselamatan Pertambangan
Mengelola Lingkungan Pertambangan
Mengelola Konservasi Mineral dan Batubara
Mengevaluasi Penerapan Kaidah Teknis Pertambangan Mineral dan Batubara
Mengelola Kegiatan Usaha Jasa Pertambangan Mineral dan Batubara
Mengelola Standardisasi Pertambangan Mineral dan Batubara
FASILITAS TRAINING PENGAWAS OPERASIONAL UTAMA (POU)
Hard / Soft Copy Materi Training
Flashdisk 8GB
Sertifikat Kompetensi POU dari BNSP
Sertifikat training POU dari HSP Academy
Kaos HSP
2x coffee break
Makan Siang
Gimmick
JADWAL TRAINING PENGAWAS OPERASIONAL UTAMA (POU)
Durasi Training 3 Hari + Ujian 1 Hari
TEMPAT PELAKSANAAN TRAINING PENGAWAS OPERASIONAL UTAMA (POU)
HSP Academy Training Center – Gading Serpong – Tangerang
Kami memiliki 11 ruang kelas dengan kapasitas 3-20 orang
Ruangan nyaman (Ada AC, projector, flip chart, tempat charger HP, meja dan kursi belajar yang ergonomis).
Parkir gratis
Antar jemput dari hotel sekitar gading serpong
BIAYA TRAINING:
Rp. 8,750,000.– (Delapan juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah)
LATAR BELAKANGTRAINING PENGAWAS OPERASIONAL MADYA (POM)
Training Pengawas Operasional Madya (POM), Kegiatan pertambangan mineral dan batubara memiliki karakteristik, antara lain padat modal, teknologi tinggi, serta risiko dan bahaya yang tinggi. Oleh karena itu, untuk mendukung kegiatan pertambangan yang sesuai dengan karakteristik tersebut dan dalam rangka menerapkan kaidah teknik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, diperlukan SDM yang berkompeten, salah satu kompetensi SDM yang diperlukan adalah tenaga Pengawas Operasional Madya (POM).
Untuk menyiapkan tenaga Pengawas Operasional Madya yang kompeten, diperlukan adanya pendidikan dan pelatihan kompetensi sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Khusus yang telah ditetapkan oleh Kementerian ESDM melalui Peraturan Menteri ESDM RI No. 43 tahun 2016.
Sesuai dengan Permen 26 Tahun 2018 dan Kepmen 1827K Tahun 2018 bahwa Kepala Teknik Tambang Wajib menyelenggarakan pelatihan bagi pengawas, dengan materi minimal telah ditetapkan, hal ini juga seiring dengan keputusan Dirjen Geologi dan Sumber Daya Mineral No. 0228.K/40/djg/2003 tentang kompetensi Pengawas Operasional pada perusahaan pertambangan mineral dan batubara serta panas bumi.
SASARAN DAN MANFAAT TRAINING PENGAWAS OPERASIONAL MADYA (POM)
Peserta memahami dan mampu untuk melakukan pengawasan terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pertambangan
Peserta memahami dan memiliki kompetensi sebagai Pengawas Operasional Madya (POM)
Peserta mampu menerapkan kerja efektif untuk membantu tugas Kepala Teknik Tambang
PESERTA YANG PERLU IKUT TRAINING PENGAWAS OPERASIONAL MADYA (POM)
Calon Pengawas Operasional Madya yang telah memiliki sertifikat kelulusan Uji Kompetensi Perngawas Operasional Pertama (POP);
Minimal telah bekerja sebagai Pengawas Operasional Pertama selama 1 (satu) tahun.
PERSYARATAN PESERTA TRAINING PENGAWAS OPERASIONAL MADYA (POM)
DOKUMEN:
Foto kopi KTP/KK sebanyak 2 lembar.
Surat Penugasan dari perusahaan untuk mengikuti uji kompetensi POM di tandatangan oleh KTT/PJO dan di stempel.
Copy SK Pengangkatan Pegawai.
Curriculum Vitae (CV)/ Daftar Riwayat Hidup terkini.
Copy Ijasah terakhir.
Foto kopi sertifikat kompetensi POP
Uraian Pekerjaan terkini (Job Desk).
Pas foto 3×4 sebanyak 5 lembar berlatarbelakang merah dan berpakain kemeja berdasi.
(Khusus Expatriat) Surat Ijin Bekerja dari Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia.
Copy sertifikat-sertifikat training K3 (jika ada)
PENDIDIKAN DAN PENGALAMAN
Minimal pendidikan SLTA/D3/S1/S2/S3 semua jurusan.
Pengalaman di bidang pertambangan mineral dan/ atau batubara untuk SLTA Minimal 10 tahun, D3 Minimal 3 tahun, S1/S2/S3 Minimal 1 tahun.
Bagi Tenaga Kerja Asing (TKA). Memiliki Surat Ijin Bekerja yang berlaku dari Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia.
Sekurang – kurangnya adalah pengawas tim atau memiliki sekurang – kurangnya 2 (dua) anak buah.
Bukti-bukti kerja lapangan yang harus dibawa/disiapkan:
Laporan inspeksi tempat kerja/ pemeriksaan dan pengujian peralatan.
Hasil evaluasi laporan investigasi.
Implementasi dan (RKAB) Rencana kerja terkait penerapan teknis pertambangan yang baik, Keselamatan pertambangan, Lindungan Lingkungan, konservasi, pemanfaatan jasa dan teknologi.
Laporan Risk Assessment.
Lain – lain.
OUTLINE TRAINING PENGAWAS OPERASIONAL MADYA (POM)
Melaksanakan Tugas dan Tanggung Jawab sebagai Pengawas Operasional Madya (POM)
Mengelola Keselamatan Pertambangan
Mengelola Lingkungan Pertambangan
Mengelola Keadaan Darurat Pertambangan
Melaksanakan Upaya Penerapan Konservasi Mineral dan Batubara
Mengelola Penerapan Kaidah Teknis Pertambangan Mineral dan Batubara
Mengawasi Kegiatan Usaha Jasa Pertambangan Mineral dan Batubara
Mengawasi Standardisasi Pertambangan Mineral dan Batubara
FASILITAS TRAINING PENGAWAS OPERASIONAL MADYA (POM)
Hard / Soft Copy Materi Training
Flashdisk 8GB
Sertifikat Kompetensi POM dari BNSP
Sertifikat training POM dari HSP Academy
Kaos HSP
2x coffee break
Makan Siang
Gimmick
JADWAL TRAINING PENGAWAS OPERASIONAL MADYA (POM)
Durasi Training 3 Hari + Ujian 1 Hari
TEMPAT PELAKSANAAN TRAINING PENGAWAS OPERASIONAL MADYA (POM)
HSP Academy Training Center – Gading Serpong – Tangerang
Kami memiliki 11 ruang kelas dengan kapasitas 3-20 orang
Ruangan nyaman (Ada AC, projector, flip chart, tempat charger HP, meja dan kursi belajar yang ergonomis).
Parkir gratis
Antar jemput dari hotel sekitar gading serpong
BIAYA TRAINING:
Rp. 7,250,000.– (Tujuh juta dua ratus lima puluh ribu rupiah)
LATAR BELAKANGTRAINING PENGAWAS OPERASIONAL PERTAMA (POP)
Training Pengawas Operasional Pertama (POP) Pertambangan, Pengawas Operasional Pertama pertambangan mempunyai peran yang sangat penting dalam operasi pertambangan, dimana para pengawas operasional pertama (POP) pertambangan membawahi langsung para karyawan tingkat pelaksana, pengawas ini diwajibkan untuk mengetahui tugas dan tanggung jawabnya, serta mempunyai ketrampilan yang memadai dalam menjalankan tugasnya sebagai pengawas pertama pertambangan.
Sesuai dengan Permen 26 Tahun 2018 dan Kepmen 1827K Tahun 2018 bahwa Kepala Teknik Tambang Wajib menyelenggarakan pelatihan bagi pengawas, dengan materi minimal telah ditetapkan, hal ini juga seiring dengan keputusan Dirjen Geologi dan Sumber Daya Mineral No. 0228.K/40/djg/2003 tentang kompetensi Pengawas Operasional pada perusahaan pertambangan mineral dan batubara serta panas bumi.
SASARAN DAN MANFAAT TRAINING PENGAWAS OPERASIONAL PERTAMA (POP)
Peserta memahami dan mampu untuk melakukan pengawasan terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pertambangan
Peserta memahami dan memiliki kompetensi sebagai Pengawas Operasional Pertama (POP)
Peserta mampu menerapkan kerja efektif untuk membantu tugas Kepala Teknik Tambang
PESERTA YANG PERLU IKUT TRAINING PENGAWAS OPERASIONAL PERTAMA (POP)
Pengawas operasional/Teknik Tambang dan karyawan kontraktor tambang
PERSYARATAN PESERTA TRAINING PENGAWAS OPERASIONAL PERTAMA (POP)
DOKUMEN:
Foto kopi KTP/KK sebanyak 2 lembar.
Surat Penugasan dari perusahaan untuk mengikuti uji kompetensi POP di tandatangan oleh KTT/PJO dan di stempel.
Copy SK Pengangkatan Pegawai.
Curriculum Vitae (CV)/ Daftar Riwayat Hidup terkini.
Copy Ijasah terakhir.
Uraian Pekerjaan terkini (Job Desk).
Pas foto 3×4 sebanyak 5 lembar berlatarbelakang merah dan berpakain kemeja berdasi.
(Khusus Expatriat) Surat Ijin Bekerja dari Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia.
Copy sertifikat-sertifikat training K3 (jika ada)
PENDIDIKAN DAN PENGALAMAN
Minimal pendidikan SLTA/D3/S1/S2/S3 semua jurusan.
Pengalaman di bidang pertambangan mineral dan/ atau batubara untuk SLTA Minimal 10 tahun, D3 Minimal 3 tahun, S1/S2/S3 Minimal 1 tahun.
Bagi Tenaga Kerja Asing (TKA). Memiliki Surat Ijin Bekerja yang berlaku dari Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia.
Sekurang – kurangnya adalah pengawas tim atau memiliki sekurang – kurangnya 2 (dua) anak buah.
Bukti-bukti kerja lapangan yang harus dibawa/disiapkan:
Inspeksi
Shift report
Insident report tingkat 1
Safety talk
Sosialisasi SOP
Work permit yang sudah diisi (Ijin Kerja khusus atau, Ijin kerja ruang terbatas atau, Form Ijin Kerja penggalian atau, Dll_
Rekaman safety meeting (Absensi, Notulen dan Laporan tindak lanjut)
Lain – lain
OUTLINE TRAINING
Peraturan Perundangan K3 Pertambangan;
Dasar-Dasar Lingkungan hidup
Dasar Dasar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Potensi Bahaya dan Risiko di Tempat Kerja
Hazard Indentification, Risk Assessment and Risk Control (HIRADC)
Alhamdullillah HSP Academy dapat menyelenggarakan training Ahli K3 Listrik Sertifikasi Kemnaker pada tanggal 18 Februari – 1 Maret 2019. Training yang dilaksanakan selama 12 hari di HSP Academy Training Center ini berlangsung dengan baik. Training Ahli K3 Listrik difasilitasi oleh instruktur-instruktur dari Kemnaker dan praktisi. Berikut adalah foto-foto training Ahli K3 Listrik sertifikasi Kemnaker.
Alhamdulillah HSP Academy telah selesai melaksanakan training fire safety manager (FSM) sertifikasi BNSP pada tanggal 21-25 Januari 2019. Training Fire Safety Manager yang dihadiri oleh 12 orang peserta dari PT. Cushman & Wakefield Indonesia. Training ini difasilitasi oleh instruktur-instruktur senior dalam bidang keselamatan kebakaran gedung. Setelah mendapatkan pelatihan selama 5 hari, para peserta mendapatkan bimbingan selama 1 bulan untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian dan melengkapi dokumen yang dipersyaratkan.
Training sangat dibutuhkan untuk menghindari kejadian kebakaran gedung, maka perlu diupayakan pencegahan kebakaran dengan menerapkan sistem Manajemen Keselamatan Kebakaran Gedung (MKKG). Sesuai dengan Peraturan Gubenur DKI No. 143 Tahun 2016 tentang Manajemen Keselamatan Kebakaran Gedung (MKKG) dinyatakan bahwa setiap gedung yang berpenghuni 500 orang atau lebih, atau memiliki 8 lantai, atau memiliki luas minimal 5000 M2 diwajibkan untuk menerapkan MKKG dan memiliki seorang Fire Safety Manager yang telah disertifikasi oleh BNSP. Alhamdulillah pada training FSM batch pertama ini, semua peserta dinyatakan lulus oleh asesor dari LSP Kebakaran. Berikut adalah foto-foto training Fire Safety Manager Sertifikasi BNSP PT. Cushman & Wakefield Indonesia.
Alhamdullillah HSP Academy telah sukses menyelenggarakan training teknisi K3 Listrik Sertifikasi Kemnaker pada tanggal 3-7 Desember 2018. Training Teknisi K3 Listrik sertifikasi Kemnaker dilaksanakan di HSP Academy Training Center yang berlokasi kira-kira 500 meter dari Summarecon Mall Serpong (Mall SMS) Gading serpong Tangerang. Training yang difasilitasi oleh tenaga ahli dari Kemnaker, Disnaker dan Praktisi ini dihadiri oleh 7 peserta dari beberapa perusahaan. Alhamdullillah para peserta merasa sangat puas dengan training ini karena ruang kelas yang nyaman, adanya fasilitas antar jemput ke hotel penginapan, pelayanan yang ramah dari semua staff HSP, instruktur yang berpengalaman, peralatan praktek yang lengkap. Berikut adalah foto-foto training teknisi K3 Listrik sertifikasi kemnaker tanggal 3-7 Desember 2018.