K3 bekerja di ketinggian mengacu pada penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) khusus untuk pekerjaan yang dilakukan di tempat-tempat tinggi, seperti di atas permukaan tanah atau platform yang berisiko menyebabkan cedera jika pekerja jatuh. Pekerjaan di ketinggian ini sering kali melibatkan tugas-tugas seperti konstruksi bangunan, pemeliharaan gedung, pemasangan peralatan, dan lain-lain yang memerlukan pekerja berada pada ketinggian tertentu.
Bekerja di Ketinggian
Apa Itu K3 Bekerja di Ketinggian?
K3 bekerja di ketinggian mencakup semua langkah dan prosedur yang diperlukan untuk mencegah kecelakaan dan melindungi pekerja yang bekerja di tempat tinggi. Ini termasuk penggunaan alat pelindung diri (APD), seperti tali pengaman, helm, harness, dan jaring pengaman, serta pelatihan untuk memastikan pekerja memahami risiko dan tahu bagaimana melindungi diri mereka sendiri.
Training Fire Safety Manager adalah seseorang yang bertanggung jawab atas pengelolaan keselamatan kebakaran di suatu organisasi atau tempat kerja. Tugas utama seorang Fire Safety Manager meliputi merencanakan, mengimplementasikan, dan memelihara prosedur keselamatan kebakaran untuk memastikan keselamatan penghuni dan properti dari risiko kebakaran. Mereka biasanya memiliki pengetahuan yang luas tentang peraturan keselamatan kebakaran, pemadaman kebakaran, dan evakuasi darurat.
Manfaat Memiliki Fire Safety Manager:
Pencegahan Kebakaran yang Efektif:
Dengan adanya prosedur dan pelatihan yang tepat, potensi terjadinya kebakaran dapat diminimalisir.
Keamanan dan Keselamatan Penghuni:
Menjamin keselamatan penghuni dan karyawan dengan menyediakan rencana evakuasi yang jelas dan pelatihan kebakaran rutin.
Kepatuhan Terhadap Peraturan:
Memastikan bahwa organisasi memenuhi semua peraturan dan standar keselamatan kebakaran yang berlaku, yang dapat mencegah denda dan sanksi hukum.
Pengurangan Kerugian Finansial:
Mengurangi kerugian finansial yang dapat diakibatkan oleh kebakaran, baik dalam bentuk kerusakan properti maupun kehilangan produksi.
Meningkatkan Kesadaran dan Kesiapsiagaan:
Meningkatkan kesadaran karyawan terhadap potensi risiko kebakaran dan bagaimana bertindak secara efektif dalam situasi darurat.
Mendapatkan Lisensi Fire Safety Manger
Untuk mendapatkan lisensi Training Fire Safety Manager, dapat dilakukan dengan mengikuti proses training, HSP Academy adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang training dan konsultasi, secara resmi ditunjuk oleh BNSP untuk memfasilitasi proses training dan sertifikasi tersebut.
Siapa yang Harus Mengahadiri Training
Pemilik, Direktur, Building Manager yang berpenghuni 500 orang atau lebih, atau memiliki 8 lantai, atau memiliki luas 5000 M2 dan bertangung jawab terhadap keselamatan kebakaran gedung.
Pemilik, Direktur, Manajer Rumah Sakit atau klinik yang memiliki kapasitas 40 tempat tidur atau lebih dan bertanggung jawab terhadap manajemen keselamatan kebakaran rumah sakit/klinik.
Pemiliki, Direktur, Manajer Pabrik yang menggunakan, menyimpan atau memproses bahan berbahaya dan beracun, atau memiliki luas minimal 5000 M2, atau memiliki kapasitas hunian minimal 500 orang dan bertanggung jawab terhadap manajemen keselamatan kebakaran pabrik.
Persyaratan Peserta Training
Umum
Sehat Jasmani dan Rohani
Memiliki Kartu Tanda Pengenal
Surat Keterangan Pengalaman Kerja dari perusahaan tempat bekerja
Pas Photo berwarna 3×4 sebanyak 3 lembar
Dasar
Minimum lulusan pendidikanD3 Dengan pengalaman kerja minimum 3 tahun dalam bidang keselamatan kebakaran dan atau berkecimpung di sektor Keselamatan dan kesehatan kerja di level Manajerial,
Lulusan pendidikan S1Dengan pengalaman kerja minimum 1 tahun dalam bidang keselamatan kebakaran dan atau berkecimpung di sektor Keselamatan dan kesehatan kerja di level Manajerial,
Portofolio yang relevan (bisa dipilih disesuaikan dengan pemenuhan persyaratan masing – masing unit kompetensi Manajer Keselamatan Kebakaran)
Sertifikat Pelatihan berbasis kompetensi mengenai Manajemen Keselamatan Kebakaran atau sertifikat pelatihan Class A / Class B / Class C
Surat rekomendasi dari atasan langsung
Hasil pekerjaan atau project yang pernah dikembangkan berupa berita acara atau laporan di area pekerjaan sebagai Manajer Keselamatan Kebakaran (tervalidasi)
Format Checklist hasil inspeksikeselamatan kebakaran
Dokumen penyusunan Perencanaan kerja manajemen keselamatan kebakaran (Fire Safety Plan)
Dokumen Hasil kerja penerapan program pemeriksaan, pengujian dan pemeliharaan (Inspection, Test and Maintenance) terhadap sistem proteksi kebakaran termasuk aspek keselamatan jiwa, proteksi terhadap properti, kelangsungan operasional dan proteksi terhadap lingkungan (life safety, property protection, continuity of operation, environment protection); fire hazard and risk assessment;
Dokumen kerja menyusun dan mengimplementasikan rencana tindakan darurat kebakaran (Fire Emergency Plan)
Outline Materi Training
FSM modul 0 : Pengantar FSM
FSM modul 01 : Menyusun rencana kegiatan pengelolaan pencegahan & penangulangan bahaya kebakaran
FSM modul 02 : Struktur organisasi & pembinaan SDM
FSM modul 03 : Identifikasi bahaya kebakaran
FSM modul 04 : Pelaksanaan aktifitas MKK pada bangunan gedung terkait dengan pencegahan & penanggulangan kebakaran
FSM modul 05 : Mengendalikan aktifitas dan pengawasan terkait pencegahan & penanggulangan kebakaran sesuai rencana kerja
FSM modul 06 : RTDK (Rencanan Tindakan Darurat Kebakaran)
FSM Modul 07 : Penjelasan dokumen kerja dan pelaksanaan praktek kerja di tempat kerja masing-masing
Fasilitas Training
Modul pelatihan
Sertifikasi Training dari HSP Academy
Sertifikat Kompetensi dari BNSP (Bagi yang lulus)
Kartu Keangotaan Asosiasi Profesi IFSMA
Flash Disk 8 GB
Kaos Kerah HSP
Jadual Training
Lima Hari training ( 08.00-17.00)
Bimbingan lapangan dan penyiapan dokumen 4 kali pertemuan
Pra asessment dgn Asesor LSP 1 hari
Ujian Sertifikasi 1 hari
Biaya Training
17,500,000,- (Tujuh Belas Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)
Biaya belum termasuk PPN, transportasi dan akomodasi
Tempat Pelaksanaan Training
HSP Academy Training Center – Gading Serpong – Tangerang
Kami memiliki 11 ruang kelas dengan kapasitas 3-20 orang
Ruangan nyaman (Ada AC, projector, flip chart, tempat charger HP, meja dan kursi belajar yang ergonomis).
Training Petugas P3K (Pertolongan Pertama pada Kecelakaan) adalah individu yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar dalam memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan atau keadaan darurat medis lainnya. Petugas P3K dilatih untuk memberikan bantuan awal yang cepat dan efektif untuk mengurangi cedera lebih lanjut, mencegah kondisi korban semakin parah, dan meningkatkan peluang keselamatan sebelum bantuan medis profesional tiba.
Manfaat Petugas P3K:
Menjaga Keselamatan di Tempat Kerja: Di lingkungan kerja, kehadiran petugas P3K membantu menjaga keselamatan karyawan dengan memberikan respons cepat terhadap insiden atau kecelakaan, mengurangi risiko cedera serius.
Mengurangi Dampak Cedera: Dengan memberikan pertolongan pertama yang cepat dan tepat, petugas P3K dapat mencegah cedera yang lebih parah, seperti menghentikan perdarahan yang berlebihan atau menghindari kerusakan lebih lanjut pada organ vital.
Meningkatkan Peluang Keselamatan: Respons cepat dari petugas P3K dalam memberikan CPR atau tindakan penyelamatan lainnya dapat meningkatkan peluang keselamatan bagi korban yang mengalami henti jantung atau kesulitan bernapas.
Membantu Proses Pemulihan: Penanganan awal yang tepat dapat mempercepat proses pemulihan korban dan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk perawatan medis lanjutan.
Mencegah Kepanikan: Kehadiran petugas P3K yang terlatih dapat membantu mengurangi kepanikan di antara orang-orang di sekitar insiden dengan mengambil alih situasi dan memberikan instruksi yang jelas.
Meningkatkan Kesiapsiagaan dan Kesadaran: Petugas P3K juga membantu meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan di antara karyawan atau anggota masyarakat tentang pentingnya keselamatan dan respons cepat terhadap insiden darurat.
Mendukung Kepatuhan Hukum: Banyak regulasi dan peraturan keselamatan yang mengharuskan perusahaan atau organisasi memiliki petugas P3K untuk mematuhi standar keselamatan kerja yang berlaku.
Mendapatkan Lisensi Petugas P3K
Untuk mendapatkan lisensi Training Petugas P3K, dapat dilakukan dengan mengikuti proses training, HSP Academy adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang training dan konsultasi, secara resmi ditunjuk oleh BNSP untuk memfasilitasi proses training dan sertifikasi tersebut.
Sasaran dan Manfaat Training
Peserta diharapkan akan memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk memahami peraturan dan konsep P3K.
Peserta memiliki keterampilan dan mampu melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan jika terjadi kecelakaan di tempat kerja.
Peserta mampu memberikan pertolongan jika terjadi penyakit mendadak ditempat kerja.
Peserta mampu mengembangkan sistem P3K ditempat kerja.
Fasilitator Training
Trainer HSP yang sangat berpengalaman dalam bidang P3K
Outline Training
Peraturan perudangan yang berkaitan dengan Pertolongan Pertama Pada kecelakaan (P3K)
Dasar – dasar Kesehatan Kerja
Dasar – dasar Pertolongan Pertama Pada kecelakaan (P3K)
Anatomi dan Faal tubuh manusia
Pedoman Penyediaan Fasilitas P3K
Bahaya dan Penanganan terhadap sengatan panas, keracunan, paparan bahan kimia, kejang.
Gangguan lokal (luka, perdarahan, luka bakar, patah tulang) dan tindakan pertolongannya.
Gangguan Kesadaran dan tindakan pertolongannya
Gangguan Pernafasan dan tindakan pertolongannya
Gangguan peredaran darah dan tindakan pertolongannya
Resusitasi jantung paru
Evakuasi korban (Prosedur dan Para pengangkutan korban)
P3K pada keadaan tertentu (P3K pada kecelakaan diruang tertutup/terbatas dan P3K sengatan listrik)
Praktek
Fasilitas Training
Hard / Soft Copy Materi Training
Sertifikat Kompetensi Petugas P3K dari BNSP
ID Card Kompetensi P3k dari BNSP
Sertifikat training dari HSP
Gimmick
2x coffee break
Makan Siang
Durasi Training
3 Hari + 1 Hari Ujian
Tempat Training
HSP Academy Training Center – Gading Serpong – Tangerang
Kami memiliki 11 ruang kelas dengan kapasitas 3-20 orang
Ruangan nyaman (Ada AC, projector, flip chart, tempat charger HP, meja dan kursi belajar yang ergonomis).
Parkir gratis
Antar jemput dari hotel sekitar gading serpong
Investasi Training
Pendaftaran peserta : Rp. 5,750,000,- (Lima Juta Tujuh Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah)
Training K3 Pengawas K3 Migas (Keselamatan dan Kesehatan Kerja Minyak dan Gas) adalah seorang profesional yang bertanggung jawab untuk memastikan bahwa semua kegiatan yang terkait dengan industri minyak dan gas dilaksanakan sesuai dengan standar keselamatan dan kesehatan kerja yang berlaku. Pengawas K3 Migas bertugas untuk mengawasi dan memastikan bahwa setiap pekerja, peralatan, serta prosedur yang digunakan dalam operasi minyak dan gas sesuai dengan peraturan keselamatan yang ditetapkan untuk mencegah kecelakaan kerja, cedera, atau insiden berbahaya lainnya.
Manfaat Pengawas K3 Migas
Meningkatkan Keselamatan Kerja: Pengawas K3 Migas memastikan bahwa prosedur operasi dan keselamatan diikuti dengan ketat, yang membantu mengurangi risiko kecelakaan dan cedera di tempat kerja. Ini termasuk pengecekan peralatan secara rutin, pelatihan keselamatan, dan penerapan prosedur darurat.
Mengurangi Risiko Kecelakaan dan Insiden: Dengan adanya pengawasan yang ketat, pengawas K3 Migas dapat mengidentifikasi potensi bahaya dan mengambil tindakan preventif sebelum kecelakaan terjadi. Ini membantu mengurangi jumlah insiden dan menjaga keselamatan pekerja dan lingkungan sekitar.
Memastikan Kepatuhan terhadap Regulasi: Pengawas K3 Migas berperan penting dalam memastikan bahwa perusahaan mematuhi semua regulasi dan standar keselamatan yang berlaku, baik dari pemerintah maupun badan internasional. Kepatuhan ini penting untuk menghindari sanksi hukum dan menjaga reputasi perusahaan.
Melindungi Lingkungan: Selain menjaga keselamatan pekerja, pengawas K3 Migas juga bertanggung jawab untuk memastikan bahwa operasi migas tidak merusak lingkungan. Ini termasuk pengelolaan limbah yang tepat, pencegahan tumpahan minyak, dan pemantauan emisi gas berbahaya.
Meningkatkan Efisiensi Operasional: Dengan mengurangi jumlah kecelakaan dan insiden di tempat kerja, pengawas K3 Migas membantu menjaga kelancaran operasional. Ini berarti lebih sedikit waktu yang hilang karena perbaikan atau penyelidikan insiden, sehingga efisiensi dan produktivitas dapat ditingkatkan.
Meningkatkan Kesejahteraan Pekerja: Dengan memastikan bahwa lingkungan kerja aman dan sehat, pengawas K3 Migas berkontribusi pada kesejahteraan fisik dan mental pekerja. Pekerja yang merasa aman dan dihargai cenderung lebih produktif dan loyal terhadap perusahaan.
Mendapatkan Lisensi Pengawas K3 Migas
Untuk mendapatkan lisensi Training K3 Pengawas K3 Migas, dapat dilakukan dengan mengikuti proses training, HSP Academy adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang training dan konsultasi, secara resmi ditunjuk oleh BNSP untuk memfasilitasi proses training dan sertifikasi tersebut.
Sasaran Training
Menghasilkan Pengawas K3 Migas yang memiliki kompetensi K3 sesuai dengan SKKNI K3 Migas.
Peserta diharapkan memahami peraturan perundangan K3 Migas yang berlaku.
Training Operator K3 Migas adalah individu atau profesional yang bertanggung jawab atas penerapan dan pengawasan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di industri minyak dan gas bumi (migas). K3 Migas mencakup segala aspek keselamatan kerja yang harus diterapkan dalam kegiatan eksplorasi, produksi, pengolahan, dan distribusi minyak dan gas untuk mencegah kecelakaan, insiden, dan penyakit akibat kerja.
Manfaat Operator K3 Migas
Mencegah Kecelakaan Kerja: Salah satu manfaat utama dari penerapan K3 adalah untuk mencegah kecelakaan kerja. Industri migas adalah salah satu industri dengan risiko tinggi, seperti kebakaran, ledakan, atau paparan bahan kimia berbahaya. Operator K3 Migas memastikan bahwa semua prosedur keselamatan diikuti untuk mengurangi kemungkinan kecelakaan.
Melindungi Kesehatan Pekerja: Pekerja di industri migas sering terpapar lingkungan kerja yang keras dan bahan kimia berbahaya. Operator K3 bertugas memastikan bahwa langkah-langkah kesehatan, seperti penggunaan alat pelindung diri (APD) dan prosedur darurat, diterapkan untuk melindungi kesehatan pekerja.
Meningkatkan Produktivitas: Dengan menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat, pekerja dapat bekerja lebih efisien dan produktif. Lingkungan kerja yang aman juga dapat mengurangi absensi karena cedera atau penyakit yang terkait dengan pekerjaan.
Mengurangi Biaya: Kecelakaan kerja dapat mengakibatkan kerugian finansial yang signifikan, baik dalam bentuk kompensasi bagi pekerja yang cedera maupun kerusakan peralatan. Dengan menerapkan K3 secara efektif, perusahaan dapat mengurangi biaya-biaya ini.
Mematuhi Peraturan dan Standar Keselamatan: Operator K3 Migas memastikan bahwa perusahaan mematuhi semua peraturan dan standar keselamatan kerja yang ditetapkan oleh pemerintah dan badan regulasi. Kepatuhan ini tidak hanya menghindari sanksi hukum tetapi juga meningkatkan reputasi perusahaan di mata publik dan pemangku kepentingan.
Mengurangi Risiko Lingkungan: Selain risiko terhadap pekerja, industri migas juga menghadirkan risiko terhadap lingkungan, seperti tumpahan minyak atau kebocoran gas. Operator K3 berperan dalam mengelola risiko-risiko ini dan memastikan adanya langkah-langkah untuk mencegah atau memitigasi dampaknya.
Meningkatkan Kepuasan dan Morale Pekerja: Ketika pekerja merasa aman dan tahu bahwa perusahaan peduli terhadap keselamatan dan kesejahteraan mereka, mereka cenderung memiliki kepuasan kerja yang lebih tinggi dan moral yang lebih baik.
Mendapatkan Lisensi Operator K3 Migas
Untuk mendapatkan lisensi Training Operator K3 Migas, dapat dilakukan dengan mengikuti proses training, HSP Academy adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang training dan konsultasi, secara resmi ditunjuk oleh BNSP untuk memfasilitasi proses training dan sertifikasi tersebut.
Sasaran Training
Menghasilkan operator K3 Migas yang memiliki kompetensi K3 sesuai dengan SKKNI K3.
Memahami peraturan perundangan K3 Migas yang berlaku.
Mampu membantu penerapan sistem manajemen K3.
Mampu melakukan identifikasi bahaya dan risiko di tempat kerja.
Mampu menerapkan pengendalian bahaya dan risiko di tempat kerja.
Mampu menentukan dan menggunakan APD yang tepat.
Mampu menggunakan alat pemadam dan SCBA.
Mampu melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan.
Persyaratan Peserta
Minimal lulusan SLTA sederajat
Memiliki pengelaman kerja di bidang k3 minimal 1 tahun
Foto Copy ijazah terakhir
Foto Copy sertifikat kursus / Pelatihan K3 yang pernah diikuti jika ada.
Foto Copy surat pengalaman kerja dari pimpinan perusahaan/atasan yang bersangkutan.
Pas photo terakhir berwarna sesuai dengan tingkatan ujian, ukuran 3×4 dan 2×3 masingmasing 2 (dua) lembar.
Fasilitator Training
Trainer-trainer HSP yang memiliki pengalaman dalam bidang K3 Migas dan pengajar Pertamina.
Kompetensi Operator
Bidang Pekerjaan : Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Kompetensi
Operator Keselamatan dan Kesehatan Kerja IMG
Kompetensi Umum
No
Kode Unit
Judul Unit
1
MG.KK.01.001.01
Menerapkan Peraturan dan Perundangan K3.
2
IMG.KK.01.002.01
Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di tempat kerja
Kompetensi Inti
No
Kode Unit
Judul Unit
1.
IMG.KK02.001.01
Menggunakan alat pelindung diri
2.
IMG.KK02.002.01
Melakukan Pemadaman Kebakaran
3.
IMG.KK02.003.01
Mengoperasikan peralatan pemadam kebakaran
4.
IMG.KK02.004.01
Menggunakan Self Contained Breathing Apparatus (SCBA).
5.
IMG.KK02.005.01
Mengoperasikan alat uji gas
6.
IMG.KK02.006.01
Mengoperasikan sound level meter
Kompetensi Khusus
No
Kode Unit
Judul Unit
1
IMG.KK03.001.01
Melakukan Pertolongan Pada Korban
Outline Training Training
1st Day :
UU dan Peraturan K3 Migas
Dasar-Dasar K3 Migas
Inspeksi Keselamatan Kerja
Ijin Keselamatan Kerja
2nd Day:
Alat Pelindung Diri (APD)
Peralatan Pemadam dan Teknik Pemadaman
Keselamatan Kerja Ruang Terbatas dan Penggunaan SCBA
3rd Day:
Pengukuran Gas Berbahaya
Pengukuran Kebisingan
Pertolongan Pertama Pada Korban Kecelakaan
Praktek:
Dasar P3K
Penggunaan Gas Detector dan Sound Level Mater
Penggunaan SCBA
Pemadaman Kebakaran dengan APAR dan Hydran
Fasilitas:
Hard / Soft Copy Materi Training
Sertifikat Operator K3 Migas dari BNSP
Kartu Operator K3 Migas dari BNSP
Sertifikat training dari HSP Academy
Gimmick
2x coffee break
Makan Siang
Durasi Training
3 hari + 1 hari ujian
Tempat Training
HSP Academy Training Center – Gading Serpong – Tangerang
Kami memiliki 11 ruang kelas dengan kapasitas 3-20 orang
Ruangan nyaman (Ada AC, projector, flip chart, tempat charger HP, meja dan kursi belajar yang ergonomis).
Tempat praktek fire ground hsp academy
Parkir gratis
Antar jemput dari hotel sekitar gading serpong
Investasi Training Operator K3 Migas
Pendaftaran peserta : Rp. 6,500,000,- (Enam Juta Lima Ratus Ribu Rupiah)
Training K3 Ahli Higiene Industri Utama adalah seorang profesional yang memiliki keahlian dalam bidang keselamatan dan kesehatan kerja (K3), khususnya dalam aspek higiene industri. Higiene industri adalah cabang dari K3 yang berfokus pada pengendalian lingkungan kerja agar aman dan sehat bagi pekerja, terutama terkait dengan bahaya yang timbul dari paparan bahan kimia, fisik, biologi, ergonomi, dan faktor risiko lainnya di tempat kerja.
Mengapa K3 Ahli Higiene Industri Utama Dibutuhkan?
Perlindungan Kesehatan Pekerja: K3 Ahli Higiene Industri Utama diperlukan untuk melindungi kesehatan pekerja dari penyakit akibat kerja, seperti penyakit pernapasan, gangguan pendengaran, keracunan, dan lain-lain.
Pencegahan Kecelakaan Kerja: Dengan mengidentifikasi dan mengendalikan bahaya lingkungan, ahli ini membantu mengurangi risiko kecelakaan kerja dan cedera.
Kepatuhan terhadap Regulasi: Banyak negara memiliki peraturan yang ketat terkait K3. Ahli Higiene Industri memastikan bahwa perusahaan mematuhi semua undang-undang dan peraturan yang berlaku, sehingga terhindar dari sanksi hukum.
Meningkatkan Produktivitas: Lingkungan kerja yang aman dan sehat meningkatkan kesejahteraan pekerja, yang pada gilirannya dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi.
Reputasi Perusahaan: Perusahaan yang aktif menjaga kesehatan dan keselamatan kerja memiliki reputasi yang lebih baik, yang dapat menarik lebih banyak karyawan dan pelanggan.
Pengurangan Biaya: Mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja dapat mengurangi biaya terkait dengan klaim asuransi, kompensasi pekerja, dan kehilangan waktu kerja.
Mendapatkan Lisensi Higiene Industri Utama
Untuk mendapatkan lisensi Training K3 Higiene Industri Utama, dapat dilakukan dengan mengikuti proses training, HSP Academy adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang training dan konsultasi, secara resmi ditunjuk oleh BNSP untuk memfasilitasi proses training dan sertifikasi tersebut.
Sasaran dan Manfaat Training
Peserta diharapkan akan memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk memahami dan menerapkan konsep industrial hygiene, peraturan atau standar yang berkaitan dengan industrial hygiene perusahaan.
Peserta mampu melakukan analisis bahaya dan risiko kesehatan pada pekerja.
Peserta mampu mengembangkan program pengendalian dan perbaikan industrial hygiene di perusahaan.
Peserta mampu mengukur kinerja program hygiene industry perusahaan
Peserta mampu menganalisa hasil pengukuran secara statistic
Peserta mampu memodifikasi teknik pengendalian engineering control
Peserta mampu melakukan bimbingan dan audit kontraktor
Persyaratan Peserta Training
Pendidikan dan Pengalaman Kerja.
No
Pendidikan
Pengalaman Kerja
1
Sarjana K3 (S1)
5 Tahun dibidang K3
2
S 1 – Teknik (non K3)
7 Tahun dibidang K3
3
S1 – Non Teknik + non K3
7 Tahun dibidang K3
4
D3 Teknik
12 Tahun dibidang K3
5
D3 non Teknik
12 Tahun dibidang K3
Foto copy Ijasah terakhir
Foto copy KTP / Paspor / Kitas
Surat Rekomendasi dari Pimpinan / Atasan Langsung / Rekanan Kerja (bila ada)
CV atau Surat Keterangan Pengalaman kerja
Bidang Pekerjaan : Higiene Industri
Kompetensi
Ahli Higiene Industri Utama
Kompetensi Umum
No
Kode Unit
Judul Unit
1
KKK.HI.01.005.01
Mengorganisasikan dan mengevaluasi proses antisipasi dan pengenalan risiko kesehatan kerja
2
KKK.HI.01.006.01
Mengorganisasikan dan mengevaluasi metoda pembacaan dan menganalisa hasil pengukuran data
Kompetensi Inti
No
Kode Unit
Judul Unit
1.
KKK.HI.02.010.01
Mengevaluasi dan memverifikasi hasil dari tindakan pengendalian pajanan yang dapat menganggu kesehatan
2.
KKK.HI.02.011.01
Melaksanakan dan memverifikasi hasil dari tindakan pengendalian pajanan yang dapat menganggu kesehatan
3.
KKK.HI.02.012.01
Mengorganisasikan dan menyimpulkan trend analisa dari hasil pemeriksaan sample
4.
KKK.HI.02.013.01
Mengorganisasikan dan mengevaluasi hasil promosi kesehatan tentang pengetahuan bahaya risko kesehatan di Industri
5.
KKK.HI.02.014.01
Mengevaluasi dan memodifikasi program pengendalian pajanan risiko kesehatan secara teknis (engineering control) sebagai metoda pengendalian utama
6
KKK.HI.02.015.01
Melaksanakan dan mengorganisasikan pelaksanaan pengendalian pajanan risiko kesehatan secara administrasi dan penggunaan alat pelindung diri (APD)
Kompetensi Khusus
No
Kode Unit
Judul Unit
1.
KKK.HI.03.005.01
Mengorganisasikan bimbingan dan mengaudit/mengevaluasi kontraktor yang menjalankan pekerjaan agar mempunyai kapasitas dalam pelaksanaan prinsip hygiene industry dibidang kerjanya
Fasilitator Training Ahli Higiene Industri Utama
Sr. HSP Academy Trainer yang berpengalam dalam bidang K3 higiene industri di berbagai Perusahaan.
Outline Training
Peraturan / UU Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
Training K3 Ahli Higiene Industri Madya adalah salah satu bidang spesialisasi dalam Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang fokus pada pengendalian faktor-faktor lingkungan kerja yang dapat mempengaruhi kesehatan para pekerja. Ahli Higiene Industri bertugas untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengendalikan risiko yang berkaitan dengan paparan bahan kimia, fisik, biologis, dan faktor ergonomis di tempat kerja.
Mengapa K3 Ahli Higiene Industri Dibutuhkan?
Melindungi Kesehatan Pekerja: Tujuan utama dari Ahli Higiene Industri adalah untuk melindungi kesehatan pekerja dari paparan berbahaya. Misalnya, paparan jangka panjang terhadap bahan kimia tertentu dapat menyebabkan penyakit serius seperti kanker atau gangguan pernapasan. Ahli Higiene Industri bekerja untuk mengidentifikasi risiko tersebut dan merekomendasikan langkah-langkah untuk mengurangi atau menghilangkan paparan.
Mencegah Penyakit Akibat Kerja: Ahli Higiene Industri memainkan peran penting dalam mencegah penyakit akibat kerja dengan melakukan pengukuran paparan dan memberikan rekomendasi untuk pengendalian teknis, administratif, dan penggunaan alat pelindung diri (APD).
Meningkatkan Produktivitas: Dengan mengendalikan risiko kesehatan dan menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat, produktivitas pekerja dapat meningkat. Pekerja yang sehat cenderung lebih produktif dan memiliki tingkat absensi yang lebih rendah.
Memenuhi Regulasi dan Standar Keselamatan Kerja: Di banyak negara, termasuk Indonesia, terdapat peraturan dan standar yang mengharuskan perusahaan untuk mengelola dan mengendalikan bahaya kesehatan di tempat kerja. Ahli Higiene Industri membantu perusahaan untuk mematuhi peraturan ini dan menghindari denda atau sanksi hukum.
Mengurangi Biaya Kesehatan dan Kompensasi: Paparan terhadap bahaya yang tidak terkendali dapat menyebabkan penyakit atau cedera yang memerlukan perawatan medis mahal dan klaim kompensasi. Dengan melakukan kontrol yang tepat, perusahaan dapat mengurangi biaya yang terkait dengan kesehatan pekerja dan kompensasi kecelakaan kerja.
Membangun Citra dan Kepercayaan Perusahaan: Perusahaan yang secara proaktif mengelola risiko kesehatan dan keselamatan menunjukkan komitmen terhadap kesejahteraan pekerja mereka. Ini tidak hanya membangun kepercayaan pekerja, tetapi juga meningkatkan reputasi perusahaan di mata pelanggan dan masyarakat.
Mendapatkan Lisensi Higiene Industri
Untuk mendapatkan lisensi Training K3 Higiene Industri Madya, dapat dilakukan dengan mengikuti proses training, HSP Academy adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang training dan konsultasi, secara resmi ditunjuk oleh BNSP untuk memfasilitasi proses training dan sertifikasi tersebut.
Sasaran dan Manfaat Training Ahli Higiene Industri Madya
Peserta diharapkan akan memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk memahami dan menerapkan konsep industrial hygiene, peraturan atau standar yang berkaitan dengan industrial hygiene perusahaan.
Peserta mampu melakukan analisis bahaya dan risiko kesehatan pada pekerja.
Peserta mampu mengembangkan program pengendalian dan perbaikan industrial hygiene di perusahaan.
Peserta mampu melaksanakan dan mengorganisasikan industrial higiene perusahaan.
Persyaratan Peserta Training Ahli Higiene Industri Madya
Pendidikan dan Pengalaman Kerja.
No
Pendidikan
Pengalaman Kerja
1
Sarjana K3 (S1)
3 Tahun dibidang K3
2
S 1 – Teknik (non K3)
3Tahun dibidang K3
3
S1 – Non Teknik + non K3
3 Tahun dibidang K3
4
D3 Teknik
5 Tahun dibidang K3
5
D3 non Teknik
5 Tahun dibidang K3
6
SLTA/SMK
10 Tahun dibidang K3
Foto copy Ijasah terakhir
Foto copy KTP / Paspor / Kitas
Surat Rekomendasi dari Pimpinan / Atasan Langsung / Rekanan Kerja (bila ada)
CV atau Surat Keterangan Pengalaman kerja
Bidang Pekerjaan : Higiene Industri
Kompetensi
AhliHigiene Industri Madya
Kompetensi Umum
No
Kode Unit
Judul Unit
1
KKK.HI.01.003.01
Melakukan evaluasi dan modifikasi terhadap program kerja hygiene industri
2
KKK.HI.01.004.01
Melaksanakan dan mengorganisasikan manajemen hygiene industri
Kompetensi Inti
No
Kode Unit
Judul Unit
1.
KKK.HI.02.005.01
Mengorganisasikan program hygiene indsutri sesuai dengan pengetahuan dan prinsip dasar hygiene indsutri
Training K3 Ahli Higiene Industri adalah salah satu bidang spesialisasi dalam Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang fokus pada pengendalian faktor-faktor lingkungan kerja yang dapat mempengaruhi kesehatan para pekerja. Ahli Higiene Industri bertugas untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengendalikan risiko yang berkaitan dengan paparan bahan kimia, fisik, biologis, dan faktor ergonomis di tempat kerja.
Mengapa K3 Ahli Higiene Industri Dibutuhkan?
Melindungi Kesehatan Pekerja: Tujuan utama dari Ahli Higiene Industri adalah untuk melindungi kesehatan pekerja dari paparan berbahaya. Misalnya, paparan jangka panjang terhadap bahan kimia tertentu dapat menyebabkan penyakit serius seperti kanker atau gangguan pernapasan. Ahli Higiene Industri bekerja untuk mengidentifikasi risiko tersebut dan merekomendasikan langkah-langkah untuk mengurangi atau menghilangkan paparan.
Mencegah Penyakit Akibat Kerja: Ahli Higiene Industri memainkan peran penting dalam mencegah penyakit akibat kerja dengan melakukan pengukuran paparan dan memberikan rekomendasi untuk pengendalian teknis, administratif, dan penggunaan alat pelindung diri (APD).
Meningkatkan Produktivitas: Dengan mengendalikan risiko kesehatan dan menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat, produktivitas pekerja dapat meningkat. Pekerja yang sehat cenderung lebih produktif dan memiliki tingkat absensi yang lebih rendah.
Memenuhi Regulasi dan Standar Keselamatan Kerja: Di banyak negara, termasuk Indonesia, terdapat peraturan dan standar yang mengharuskan perusahaan untuk mengelola dan mengendalikan bahaya kesehatan di tempat kerja. Ahli Higiene Industri membantu perusahaan untuk mematuhi peraturan ini dan menghindari denda atau sanksi hukum.
Mengurangi Biaya Kesehatan dan Kompensasi: Paparan terhadap bahaya yang tidak terkendali dapat menyebabkan penyakit atau cedera yang memerlukan perawatan medis mahal dan klaim kompensasi. Dengan melakukan kontrol yang tepat, perusahaan dapat mengurangi biaya yang terkait dengan kesehatan pekerja dan kompensasi kecelakaan kerja.
Membangun Citra dan Kepercayaan Perusahaan: Perusahaan yang secara proaktif mengelola risiko kesehatan dan keselamatan menunjukkan komitmen terhadap kesejahteraan pekerja mereka. Ini tidak hanya membangun kepercayaan pekerja, tetapi juga meningkatkan reputasi perusahaan di mata pelanggan dan masyarakat.
Mendapatkan Lisensi Ahli K3 Higiene Industri
Untuk mendapatkan lisensi Training Ahli Higiene Industri, dapat dilakukan dengan mengikuti proses training, HSP Academy adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang training dan konsultasi, secara resmi ditunjuk oleh BNSP untuk memfasilitasi proses training dan sertifikasi tersebut.
Sasaran dan Manfaat Training
Peserta diharapkan akan memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk memahami dan menerapkan konsep industrial hygiene, peraturan atau standar yang berkaitan dengan industrial hygiene perusahaan.
Peserta mampu melakukan analisis bahaya dan risiko kesehatan pada pekerja.
Peserta mampu mengembangkan program pengendalian dan perbaikan industrial hygiene di perusahaan.
Peserta mampu membuat program higiene industri
Peserta mampu membuat program promosi kesehatan kerja
Persyaratan Peserta Training
Pendidikan dan Pengalaman Kerja.
No
Pendidikan
Pengalaman Kerja
1
Sarjana K3 (S1)
–
2
S 1 – Teknik (non K3)
6 Bulan dibidang K3
3
S1 – Non Teknik + non K3
1 Tahun dibidang K3
4
D3 Teknik
1.5 Tahun dibidang K3
5
D3 non Teknik
2 Tahun dibidang K3
6
SLTA/SMK
5 Tahun dibidang K3
Foto copy Ijasah terakhir
Foto copy KTP / Paspor / Kitas
Surat Rekomendasi dari Pimpinan / Atasan Langsung / Rekanan Kerja (bila ada)
CV atau Surat Keterangan Pengalaman kerja
Kompetensi Training berdasarkan SKKNI Higiene Industri
Bidang Pekerjaan : Higiene Industri
Kompetensi
AhliHigiene Industri Muda
Kompetensi Umum
No
Kode Unit
Judul Unit
1
KKK.HI.01.001.01
Melakukan pekerjaan hygiene industry secara professional yang sesuai dengan kode etik profesi
2
KKK.HI.01.002.01
Melaksanakan peraturan dan perundangan Negara Republik Indonesia di bidang K3 yang berkaitan dengan bidang hygiene industri
Kompetensi Inti
No
Kode Unit
Judul Unit
1.
KKK.HI.02.001.01
Melaksanakan program hygiene industri
2.
KKK.HI.02.002.01
Mengantisipasi dan mengenal risiko kesehatan kerja pada saat fase operasi, maintenance dan gawat darurat
3.
KKK.HI.02.003.01
Melakukan promosi kesehatan tentang pengetahuan bahaya risiko kesehatan di industri
4.
KKK.HI.02.004.01
Melakukan aplikasi system informasi hygiene industri
Kompetensi Khusus
No
Kode Unit
Judul Unit
1.
KKK.HI.03.001.01
Melakukan pengukuran risiko kesehatan kerja di tempat kerja dengan dengan teknik pengumpulan sampel yang benar
2
KKK.HI.03.002.01
Mengikuti perubahan dan kemajuan di bidang profesi hygiene industry untuk meningkatkan kemampuannya
Fasilitator Training
HSP Academy Trainer yang berpengalam dalam bidang K3 di berbagai Industri
Outline Training
Peraturan / UU Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
Pengantar Industrial Higine
Penyakit Akibat Kerja
Bahaya dan Risiko Kesehatan Kerja
Teknik Sampling dan Pengukuran Bahaya kesehatan
Pengukuran Kebisingan
Pengukuran Getaran
Pengukuran Ventilasi
Pengukuran Cahaya
Pengukuran Gas
Pengukuran Pertikel Debu
Pengukuran Iklim Kerja (ISBB)
Pengukuran sinar UV
Teknik Identifikasi Bahaya dan Risiko
Teknik Pengendalian Bahaya Kontaminan Udara
Ergonomik
Promosi Kesehatan
Simulasi dan Praktek Pengukuran
Pengukuran Kebisingan
Pengukuran Getaran
Pengukuran Ventilasi
Pengukuran Cahaya
Pengukuran Gas
Pengukuran Pertikel Debu
Pengukuran Iklim Kerja (ISBB)
Pengukuran Radiasi Sinar UV
Pengukuran Radiasi Elektromagnetik
Pengukuran Ergonomik
Fasilitas Training
Hard / Soft Copy Materi Training
Sertifikat Kompetensi HIMU dari BNSP
ID Card HIMU dari BNSP
Sertifikat Training dari HSP Academy
Gimmick
2x coffee break
Makan Siang
Durasi Training
3 hari + 1 hari ujian
Tempat Training
HSP Academy Training Center – Gading Serpong – Tangerang
Kami memiliki 11 ruang kelas dengan kapasitas 3-20 orang
Ruangan nyaman (Ada AC, projector, flip chart, tempat charger HP, meja dan kursi belajar yang ergonomis).
Parkir gratis
Antar jemput dari hotel sekitar gading serpong
Investasi Training
Pendaftaran peserta : Rp. 6,000,000,- (Enam Juta Rupiah)
Untuk pendaftaran atau informasi lebih lengkap, silahkan hubungi
Training K3 Investigasi Kecelakaan Kerja merujuk pada prosedur keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang dilakukan untuk menyelidiki dan menganalisis kecelakaan kerja yang terjadi di tempat kerja. Tujuannya adalah untuk memahami penyebab kecelakaan, mengidentifikasi faktor risiko, dan merumuskan tindakan pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.
Mengapa K3 Investigasi Kecelakaan Kerja Dibutuhkan?
Mengidentifikasi Penyebab Kecelakaan: Melalui investigasi, perusahaan dapat mengetahui akar penyebab kecelakaan, baik itu faktor manusia, lingkungan, peralatan, atau prosedur yang tidak sesuai. Mengetahui penyebab kecelakaan sangat penting untuk mencegah kecelakaan serupa di masa depan.
Mencegah Kecelakaan di Masa Depan: Dengan mengidentifikasi penyebab utama dan faktor pendukung kecelakaan, perusahaan dapat mengambil langkah-langkah pencegahan yang lebih efektif, seperti memperbaiki prosedur kerja, memberikan pelatihan tambahan, atau memperbarui peralatan.
Memenuhi Persyaratan Hukum dan Regulasi: Banyak negara, termasuk Indonesia, memiliki peraturan dan regulasi yang mewajibkan perusahaan untuk melakukan investigasi terhadap setiap kecelakaan kerja yang terjadi. Hal ini penting untuk memastikan perusahaan memenuhi standar keselamatan kerja yang ditetapkan oleh undang-undang.
Mengurangi Biaya dan Kerugian: Kecelakaan kerja dapat menyebabkan kerugian finansial yang signifikan, termasuk biaya perawatan medis, kompensasi pekerja, dan kerusakan peralatan. Investigasi yang efektif membantu mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan lebih lanjut, yang pada akhirnya mengurangi biaya yang ditanggung perusahaan.
Meningkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja: Investigasi kecelakaan membantu menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dengan mengidentifikasi bahaya yang mungkin tidak disadari sebelumnya dan meningkatkan budaya keselamatan di tempat kerja.
Meningkatkan Reputasi Perusahaan: Perusahaan yang proaktif dalam menangani dan mencegah kecelakaan kerja menunjukkan komitmen mereka terhadap keselamatan dan kesehatan karyawan. Hal ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan karyawan, tetapi juga meningkatkan reputasi perusahaan di mata publik dan mitra bisnis.
Meningkatkan Keterlibatan Karyawan: Melibatkan karyawan dalam proses investigasi kecelakaan dapat meningkatkan kesadaran mereka terhadap pentingnya keselamatan kerja dan membuat mereka merasa lebih bertanggung jawab terhadap keselamatan diri mereka dan rekan kerja mereka.
Mendapatkan Lisensi Investigasi K3 Kecelakaan Kerja
Untuk mendapatkan lisensi Training K3 Invetigasi Kecelekaan Kerja, dapat dilakukan dengan mengikuti proses training, HSP Academy adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang training dan konsultasi, secara resmi ditunjuk oleh BNSP untuk memfasilitasi proses training dan sertifikasi tersebut.
Sasaran Training K3 Investigasi Kecelakaan Kerja
Peserta diharapkang akan memiliki kompetensi dalam investigasi kecelakaan dan mampu memperlihatkan dan memperagakan kemampuan dan keahlian berkaitan dengan penyelidikan suatu kecelakaan , mencari faktor penyebab serta memberikan soluasi untuk mencegah terulangnya kejadian serupa
Siapa Yang Harus Hadir dalam Training K3 Investigasi Kecelakaan Kerja
Staf/Manager Produksi, Lab, Gudang, HRD dan Maintenance Engineering
Staf/Manager K3
Persyaratan Peserta Training K3 Investigasi Kecelakaan Kerja
No
Penididikan Minimal
Investigator Kecelakaan
1
SLTA
Minimal Supervisor
2
D3
Pengalaman minimal 3 tahun
3
Strata 1
Pengalaman minimal 2 tahun
4
Strata 2
Pengalaman minimal 1 tahun
Fasilitator Training K3 Investigasi Kecelakaan Kerja
Trainer-trainer HSP Academy yang memiliki pengalaman dalam bidang K3 dan akademis diberbagai industri.
Outline Training K3 Investigasi Kecelakaan Kerja
Pelatihan diselenggarakan mengacu kepada Standar SKKNI No. 42/MEN/III/2008
NO
KODE UNIT
JUDUL UNIT
1.
KKK.00.02.003.01
Mengidentifikasi bahaya dan menilai risiko K3
2.
KKK.00.02.014.01
Menganalisis dan mengevaluasi risiko K3
3.
KKK.00.03.002.01
Partisipasi dalam penyelidikan kecelakaan
4.
KKK.00.03.005.01
Mengembangkan analisa informasi dan data K3, dan proses pelaporan serta dokumentasi
Teori-Teori Penyebab Kecelakaan Kerja
Metode Analisis Kecelakaan Kerja (Teori dan latihan dengan contoh kasus)
5 Why
Cause Effect Analysis (Fish Bone Analysis)
Events and Causal Factor Analysis
Fault Tree Analysis
Causal Factor Charting
Barrier Analysis
STEP (Sequential timed events plotting)
Systematic Cause Analysis Technique (SCAT)
Affinity Diagram/KJ Analysis
Sequence Time Event Plotting (STEP)
TRIPOD
Prosedur investigasi kecelakaan
Perencanaan penyelidikan kecelakaan
Penyusunan tim investigasi dan tututan profesionalisme pekerjaan
Prosedur pencarian data dilapangan
Teknik Wawancara
Proses analisis temuan data lapanga
Penyusunan rekomendasi dan pelaporan
Review dan Persiapan Ujian Kompetensi
Ujian Kompetensi
Fasilitas Training K3 Investigasi Kecelakaan Kerja
Hard / Soft Copy Materi Training
Sertifikat Kompetensi dari BNSP
ID Card Kompetensi dari BNSP
Sertifikat Training HSP
Gimmick
2x coffee break
Makan Siang
Durasi Training K3 Investigasi Kecelakaan Kerja
3 hari + 1 hari ujian
Tempat Training K3 Investigasi Kecelakaan Kerja
HSP Academy Training Center – Gading Serpong – Tangerang
Kami memiliki 11 ruang kelas dengan kapasitas 3-20 orang
Ruangan nyaman (Ada AC, projector, flip chart, tempat charger HP, meja dan kursi belajar yang ergonomis).
Parkir gratis
Antar jemput dari hotel sekitar gading serpong
Investasi Training K3 Investigasi Kecelakaan Kerja :
Pendaftaran peserta : Rp. 6,000,000,- (Enam Juta Rupiah)
Training k3 Operator K3 Umum (Keselamatan dan Kesehatan Kerja Umum) adalah profesional yang bertanggung jawab untuk memastikan bahwa tempat kerja aman dan sehat bagi karyawan. Mereka berperan dalam mengidentifikasi, mencegah, dan mengendalikan risiko yang dapat menyebabkan kecelakaan atau penyakit di tempat kerja. Operator K3 umum biasanya memiliki pelatihan khusus dan pengetahuan tentang peraturan keselamatan dan kesehatan kerja yang relevan serta kemampuan untuk menerapkan langkah-langkah pencegahan yang efektif.
Mengapa Operator K3 Umum Dibutuhkan?
Mencegah Kecelakaan dan Penyakit Akibat Kerja: Operator K3 umum membantu mengidentifikasi dan mengendalikan bahaya di tempat kerja sehingga dapat mengurangi risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja.
Kepatuhan terhadap Regulasi: Peraturan dan undang-undang terkait keselamatan dan kesehatan kerja di banyak negara, termasuk Indonesia, mengharuskan perusahaan untuk memiliki petugas K3 yang terlatih dan terampil. Kepatuhan terhadap regulasi ini adalah wajib bagi perusahaan untuk menghindari sanksi hukum.
Meningkatkan Produktivitas dan Moral Karyawan: Lingkungan kerja yang aman dan sehat meningkatkan kenyamanan karyawan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan produktivitas dan moral karyawan.
Mengurangi Biaya Terkait Kecelakaan Kerja: Kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja dapat menimbulkan biaya yang signifikan bagi perusahaan, termasuk biaya pengobatan, kompensasi, dan hilangnya produktivitas. Dengan mengurangi risiko ini, operator K3 umum membantu mengurangi biaya tersebut.
Meningkatkan Reputasi Perusahaan: Perusahaan yang menunjukkan komitmen terhadap keselamatan dan kesehatan kerja cenderung memiliki reputasi yang lebih baik di mata masyarakat, pelanggan, dan calon karyawan.
Mendapatkan Lisensi Operator K3 Umum
Untuk mendapatkan lisensi Training Operator K3 Umum, dapat dilakukan dengan mengikuti proses training, HSP Academy adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang training dan konsultasi, secara resmi ditunjuk oleh KEMENAKER untuk memfasilitasi proses training dan sertifikasi tersebut.
Sasaran dan Manfaat Pelatihan
Peserta dapat diharapkan memahami peraturan perundangan K3 yang berlaku.
Peserta mampu membantu penerapan sistem manajemen K3.
Peserta mampu melakukan identifikasi bahaya dan risiko di tempat kerja.
Peserta mampu menerapkan pengendalian bahaya dan risiko ditempat kerja.
Persyaratan Dasar
Pendidikan SLTA Sederajat
FC Surat Keterangan pengalaman kerja dari perusahaan minimal 2 (dua) tahun, dan
FC sertifikat pelatihan berbasis kompetensi terkait K3
Pendidikan D3 K3 dan Diploma Teknik
FC Surat Keterangan pengalaman kerja dari perusahaan minimal 3 bulan, dan
FC sertifikat pelatihan berbasis kompetensi terkait K3 sesuai dengan skema yang akan diakses.
Pendidikan D3 K3 dan Diploma Teknik,
FC Surat Keterangan pengalaman kerja dari perusahaan minimal 3 bulan, dan
FC sertifikat pelatihan berbasis kompetensi terkait K3 sesuai dengan skema yang akan diakses.
Pendidikan D3 K3 dan Diploma Teknik,
FC Surat Keterangan pengalaman kerja dari perusahaan minimal 3 bulan, dan
FC sertifikat pelatihan berbasis kompetensi terkait K3 sesuai dengan skema yang akan diakses.
Pendidikan S1 K3 dan Ijazah S1 Teknik,
FC Surat Keterangan pengalaman kerja dari perusahaan minimal nol tahun di bidang K3, dan
Sertifikat pelatihan berbasis kompetensi terkait K3 sesuai dengan skema yang akan diakses
Pendidikan S1 K3 dan Ijazah S1 Teknik,
FC Surat Keterangan pengalaman kerja dari perusahaan minimal nol tahun di bidang K3, dan
Sertifikat pelatihan berbasis kompetensi terkait K3 sesuai dengan skema yang akan diakses.
Unit Kompetensi Operator K3 Umum
No
Kode Unit
Judul Unit
1.
M.71KKK01.001.1
Merancang Strategi Pengendalian Risiko K3 di Tempat Kerja
2.
M.71KKK01.003.1
Melakukan Komunikasi K3
3.
M.71KKK01.004.1
Mengawasi Pelaksanaan Izin Kerja
4.
M.71KKK01.005.1
Melakukan Pengukuran Faktor Bahaya di Tempat Kerja
5.
M.71KKK01.008.1
Mengelola Alat Pelindung Diri (APD) di Tempat Kerja
6.
M.71KKK01.009.1
Menerapkan Program Pelayanan Kesehatan Kerja
7.
M.71KKK01.011.1
Menerapkan Manajemen Risiko K3
Outline Pelatihan
Peraturan perundang-undangan K3.
Dasar K3.
Lingkungan kerja aman.
Identifikasi bahaya dan pengendalian risiko.
Job Safety Analysis (JSA).
Surat Ijin Kerja Aman (SIKA).
Inspeksi K3.
Lama Pelatihan
2 hari pelatihan + 1 hari ujian
Tempat Pelaksanaan Pelatihan
HSP Academy Training Center – Gading Serpong – Tangerang
Fasilitas Training
Kami memiliki 7 ruang kelas dengan kapasitas 3-20 orang
Ruangan nyaman (Ada AC, projector, flip chart, tempat charger HP, meja dan kursi belajar yang ergonomis).