Pemadam Kebakaran Kelas D, pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dasar pencegahan dan penanggulangan kebakaran, serta mempersiapkan petugas dan tenaga kerja untuk menanggulangi kebakaran dalam perusahaan. Dasar hukum yang melandasi pentingnya training ini adalah:
Training Petugas P3K, kecelakaan kerja bisa saja terjadi kapan saja, dimana saja dan pada siapa saja ditempat kerja. Oleh karena itu perlu dipersiapkan program mitigasi guna mengurangi akibat atau kerugian dari kecelakaan kerja tersebut. Salah satu program mitigasi yang wajib dimiliki oleh setiap perusahaan adalah program Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K). Program P3K akan bias terlaksanan dan berfungsi dengan baik dan efektif apabila perusahaan telah memiliki petugas P3K yang kompeten. Untuk memiliki petugas yang kompeten dalam bidang P3K maka perlu pelatihan bagi petugas P3K yang ditunjuk. Training Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) merupakan pelatihan yang membekali pegawai/tenaga teknis menangani pencegahan (prevention) keadaan yang lebih buruk pada kecelakaan di lingkungan kerja. HSP sangat berpengalaman dalam menyelenggarakan pelatih berbasis kompetensi khususnya dalam bidang P3K.
SASARAN DAN MANFAAT TRAINING PETUGAS P3K
Peserta mampu menyelamatkan Korban
Peserta mampu membantu penyembuhan segera atau sekurang-kurangnya mencegah bertambah parah luka atau cacat akibat kecelakaan kerja
Peserta mampu bertindak baik dan tepat pada waktunya, mencegah terjadinya infeksi terhadap korban
Peserta mengenal bagaimana cara bertindak terhadap korban kecelakaan
Peserta memahami bagaimana cara menggunakan dan cara kerja penggunaan peralatan P3K, pada korban kecelakaan
PERSYARATAN PESERTA TRAINING PETUGAS P3K
Pendidikan Minimal SLTA/Sederajat
Menyerahkan photo copy ijazah terakhir;
Photo copy Kartu Tanda Penduduk (KTP)
Menyiapkan pas photo ukuran 4×6 dan 2×3 masing-masing 4 lembar
Mengisi biodata peserta
OUTLINE TRAINING TRAINING PETUGAS P3K
Peraturan perudangan yang berkaitan dengan Pertolongan Pertama Pada kecelakaan (P3K)
Dasar – dasar Kesehatan Kerja
Dasar – dasar Pertolongan Pertama Pada kecelakaan (P3K)
Anatomi dan Faal tubuh manusia
Pedoman Penyediaan Fasilitas P3K
Bahaya dan Penanganan terhadap sengatan panas, keracunan, paparan bahan kimia, kejang.
Gangguan lokal (luka, perdarahan, luka bakar, patah tulang) dan tindakan pertolongannya.
Gangguan Kesadaran dan tindakan pertolongannya
Gangguan Pernafasan dan tindakan pertolongannya
Gangguan peredaran darah dan tindakan pertolongannya
Resusitasi jantung paru
Evakuasi korban (Prosedur dan Para pengangkutan korban)
P3K pada keadaan tertentu (P3K pada kecelakaan diruang tertutup/terbatas dan P3K sengatan listrik)
Praktek
INSTRUKTUR TRAINING PETUGAS P3K
Tenaga Ahli dari Kemenaker
Praktisi
FASILITAS TRAINING PETUGAS P3K
Hard / Soft Copy Materi Training
Sertifikat dari Kemnaker
Kartu Lisensi dari Kemnaker
Sertifikat Training dari HSP
2x coffee break
Makan Siang
Gimmick
DURASITRAINING PETUGAS P3K
3 Hari (08.00-17.00)
TEMPAT PELAKSANAAN TRAINING PETUGAS P3K
HSP Academy Training Center – Gading Serpong – Tangerang
Kami memiliki 11 ruang kelas dengan kapasitas 3-20 orang
Ruangan nyaman (Ada AC, projector, flip chart, tempat charger HP, meja dan kursi belajar yang ergonomis).
Training Juru Las Kelas 1,2,3 – Sertifikasi KEMENAKER, ini ditujukan bagi juru las agar dapat melakukan pengelasan dengan aman. Pemahaman tentang pengelasan yang aman sangat penting terutama ditujukan bagi Juru Las kelas III, Kelas II dan Kelas I. Kompetensi untuk Welder Certificate berdasarkan Permenakertrans No:PER.02/MEN/1982 tentang Kualifikasi Juru Las di tempat kerja yang meliputi ketrampilan pengelasan sambungan las tumpul dengan proses las busur listrik, las busur submerged, las gas busur listrik tungstern, las karbit atau kombinasi dari proses las tersebut yang dilakukan dengan tangan (manual), otomatis atau kombinasi. Juru Las dianggap trampil apabila telah menempuh ujian las dengan hasil memuaskan dan mempunyai Sertifikat Juru Las.
JURU LAS / WELDER Tenaga kerja yang memiliki keahlian dan ketrampilan khusus pengelasan (welder) untuk ditempatkan pada jabatan tenaga teknik khusus sesuai dengan bidang keahliannya atau bidang ketrampilannya sebagai juru las.
KUALIFIKASI JURU LAS Pada pekerjaan pengelasan ada beraneka ragam, tiap jenis pekerjaan las dilakukan oleh juru las sesuai dengan jenis pekerjaan las yang tercantum pada masing-masing sertifikat juru las. Juru las (welder) digolongkan atas :
Juru Las Kelas I (satu)
Juru Las Kelas II (dua)
Juru Las Kelas III (tiga)
Juru Las Kelas I (satu) boleh melakukan pekerjaan yang dilakukan oleh juru las kelas II (dua) dan kelas III (tiga)
Juru Las Kelas II (dua) boleh melakukan pekerjaan yang dilakukan oleh juru las kelas III (tiga) tetapi dilarang mengelas jenis pekerjaan yang boleh dilakukan oleh juru las kelas I (satu)
Juru Las Kelas III (tiga) dilarang melakukan pekerjaan yang boleh dilakukan oleh juru las kelas II (dua) dan kelas I (satu)
URAIAN PEKERJAAN
Juru Las Kelas I (satu) melakukan pekerjaan pengelasan pada sambungan-sambungan pada bagian-bagian yang mengalami tekanan (over druk-over druk) misalnya badan silindris, front, dinding pipa-pipa sebagai penguat, penguat-penguat dinding, plendes sambungan-sambungan pipa dan pipa-pipa bertekanan.
Juru Las Kelas II (dua) melakukan pekerjaan pengelasan pada tangan, penyangga, isolasi, bagian dari dapur pengapian ketel uap.
Juru Las Kelas III (tiga) melakukan pekerjaan-pekerjaan las yang tidak menderita tekanan salat-salat bagian luar.
SASARAN DAN MANFAAT TRAINING
Peserta mampu memenuhi syarat kualifikasi dan kompetensi untuk mengikuti Sertifikasi Juru Las (Welder).
PERSYARATAN PESERTA TRAINING
Minimal berijazah SLTP/setingkat, memiliki pengalaman kerja 2 tahun
Berijazah SLTA/setingkat, memiliki pengalaman kerja 1 tahun
Sehat jasmani dan rohani
Umur sekurang-kurangnya 18 tahun
Pernah mengikuti dan lulus latihan las dasar atau yang telah memenuhi syarat
Membawa Foto Copy Kartu Identitas
Membawa Foto Copy ijazah terakhir
Membawa Surat Rekomendasi dari Perusahaan
Membawa Pas Foto 4×6, 2×3 masing-masing 3 lembar (background merah)
OUTLINE TRAINING
PEMBEKALAN TRAINING Pembekalan dilaksanakan selama 6 hari dengan materi sebagai berikut:
Materi Pelatihan: 1. Pengenalan Teknologi Pengelasan ( Welding Technology Introduction ) – Pengelasan Fillet dan Pengelasan Groove – Jenis – Jenis Sambungan dasar ( Basic Type of joint ) – Persiapan Sambungan Las – Posisi Pengelasan ( Welding Position ) – Klasifikasi Proses Pengelasan Logam – Parameter Pengelasan dan dasar teknology pengelasan – Code pengelasan yang berkaitan dengan Standard
1. American Welding Society ( AWS ) related to ASME Section IX 2. European Welding Federation (EWF ) related to ISO standard
– Welding Procedure Specification ( WPS ) and Procedure Qualification Record (PQR ) implementation at welding practice. – Daerah Terpengaruh Panas pada Sambungan Las ( HAZ – Zone ) – Cacat cacat Las ( Welding Defect ) – Sifat mampu las material ( Weld ability kind of materials ) – Distorsi Pengelasan ( Welding Distortion )
2. Proses Pengelasan ( welding process ) – Gas Tungsten Arc Welding (GTAW) – Tipe Pengelasan ( welding Type ) – Set-up Welding Power Source – Set-up Welding Parameter – Teknology Pengelasan GTAW – Persiapan Sambungan Las – Pengaturan/pemilihan jenis arus Las – Pengujian Hasil Las – Implementasi WPS pada proses pengelasan – Kualifikasi Juru las untuk Plate or Pipe – Kualifikasi Juru Las untuk Fillet Weld atau Groove Welds – Identifikasi cacat cacat Las GTAW – Pengetahuan tentang las electroda las – Keselamatan Kerja dan PPE di pengelasan GTAW – Pengetahuan tentang jenis jenis gas pelindung CO,CO2,Argon dll
3. Pengetahuan Bahan Teknik – Pengetahuan Logam Ferrous dan Logam Non-Ferrous – Sifat Mampu Las dari Logam ( Weld-ability of materials) – Sifat Sifat Logam Secara UMUM – Perubahan Struktur Mikro pada sambungan Las ( HAZ ) – Metallurgy Las – Perlakuan Panas ( Heat treatment ) Logam las
4. Keselamatan Kerja Di Bidang Pengelasan – Identifikasi Bahaya Pada bidang Kelistrikan dan sumber gas ( fume ) – Identifikasi Bahaya pada Ledakan dan Spatter – Identifikasi resiko pada Sinar Ultraviolet – Confine Space – Personal Protection Equipment ( PPE ) – Ergonomic of welding
5. Praktek Pengelasan Posisi pengelasan untuk GTAW: 1G, 2G,3G,4G. Posisi pengelasan sesuai dengan kemampuan welder dan saran dari Instruktur.
MATERI UJIAN PRAKTEK
Untuk Juru Las Kelas I (satu) harus lulus melakukan percobaan las, 1G, 2G, 3G, 4G, 5G dan 6G.
Untuk Juru Las Kelas II (dua) harus lulus melakukan percobaan las, 1G, 2G, 3G dan 4G.
Untuk Juru Las Kelas III (tiga) harus lulus melakukan percobaan las 1G dan 2G.
TEAM PENGUJI SERTIFIKASI
Team Penguji dari Depnaker Pusat
INSTRUKTUR TRAINING
Tenaga Ahli dari Kemenaker
Praktisi
FASILITAS TRAINING
Materi Training
Sertifikat dari Depnakertrans
Kartu Lisensi dari Depnakertrans
Sertifikat Training dari HSP
2x coffee break
Makan Siang
Gimmick
Penginapan
DURASITRAINING
5 Hari (08.00 – 16.00)
TEMPAT PELAKSANAAN TRAINING
Balai Latihan Kerja Industri – Serang – Banten
BIAYA TRAINING
Kelas 1 (SMAW)
22.500.000
kelas 2 (SMAW)
21.750.000
kelas 3 (SMAW)
21.000.000
Kelas 1 (GTAW)
22.500.000
Kelas 2 (GTAW)
22.000.000
Kelas 3 ( GTAW)
21.500.000
Biaya tersebut sudah termasuk Penginapan selama training, Hand out, Training Kit, 2X Coffee Break, Lunch, Bahan praktek seperti gerinda, tanggem, tempat praktek (workshop), plat strip 6 mm & 10 mm, PPE, sikat kawat, mesin las, kawat las dan sertifikasi dari Depnakertrans. Biaya tersebut tidak termasuk Pajak – pajak.
Belakangan ini banyak perusahaan memerlukan energi yang lumayan besar untuk menjalankan produksi ataupun operasional perusahaan. Konsumsi energi yang terus-menerus memberi dampak yang signifikan terhadap anggaran biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan. Kurangnya perhatian dan kelalaian karyawan terhadap penggunaan konsumsi energi juga menyebabkan membengkaknya tagihan listrik yang harus ditanggung perusahaan. Berbagai macam cara dilakukan manajemen suatu perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dalam konsumsi energi, salah satu nya dengan mengaudit penggunaan energi. Audit energi merupakan sebuah proses untuk mengevaluasi bangunan atau lingkungan yang menggunakan energi dan mengidentifikasi kemungkinan untuk mengurangi konsumsi energi. Standar audit energi mengukur kuantitas energi yang digunakan dan yang hilang yand dilihat melalui detail ulasan dan analisis peralatan, sistem dan karakteritik operasionalnya. Pada training ini akan membahas mengenai audit energi dengan harapan dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya yang harus ditanggung perusahaan sebagai perbaikan kedepannya bagi perusahaan yang terkait.
Sasaran dan Manfaat Training :
Peserta mampu memahami pengetahuan dan prinsip-prinsip dalam manajemen energi.
Peserta mengetahui prosedur pelaksanaan program audit energi dan penghematan energi.
Peserta mampu menjaga kestabilan operasional maupun proses produksi dengan menerapkan penggunaan energi yang efisien.
Peserta Training :
Manager dan Staff, teknisi, operator dan supervisor yang ingin mendalami pengetahuan mengenai audit energi dan seluruh pihak terkait.
Outline Training :
Pengantar Audit Energi
Sumber Energi dan Struktur Utilitas
Analisis Economi
Tool Analisis Energi
Sistem Kelistrikan
Selubung Bangunan
Secondary HVAC Retrofit
Sistem Pemanasan Pusat
Alat Pendingin
Sistem Manajemen dan Kontrol Energi
Sistem Pemampatan Udara
Sistem Kogenerasi
Sistem Penyimpanan Energi Panas
Sistem Pemulihan Panas
Manajemen Air
Metode-metode Untuk Perkiraan Penghematan Energi
Studi Kasus
Fasilitas Training :
Hard / Soft Copy Materi Training
Sertifikasi Kompetensi BNSP
Sertifikat Training dari HSP
2x coffee break
Makan Siang
Gimmick
Jadual Training :
Durasi Training Selama 3 Hari+ 1 hari ujian
Tempat Pelaksanaan Training :
HSP Academy Training Center – Gading Serpong – Tangerang
Kami memiliki 11 ruang kelas dengan kapasitas 3-20 orang
Ruangan nyaman (Ada AC, projector, flip chart, tempat charger HP, meja dan kursi belajar yang ergonomis).
Parkir gratis
Antar jemput dari hotel sekitar gading serpong
Biaya Training :
Rp. 8,500,000,- (Delapan juta lima ratus ribu rupiah)
CONTACT INFORMATION/REGISTRATION
HSP Academy Training Center
Ruko Graha Boulevard Blok D 26, Sumarecon Gading Serpong, Sub-District. Kabupaten Tangerang, Banten
Alhamdulillah HSP Academy telah sukses melaksanakan publik Training K3 Rumah Sakit Sertifikasi Batch XXI Sertifikasi BNSP di Medan. Training yang dilaksanakan pada tanggal 3-7 april 2017 berlokasi di medan difasilitasi oleh instruktur senior HSP Academy Dr. Alfajri Ismail, M.Si., MPM dan dihadiri oleh 9 orang peserta ujian sertifikasi. Peserta dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan dalam program manajemen K3 rumah sakit sesuai Permenkes. Untuk memenuhi persyaratan ujian sertifikasi peserta harus kompeten dalam program manajmen K3 rumah sakit, dasar-dasar prinsip K3, penggunaan APD, menganalisa dan membuat laporan kecelakaan, K3 Laboratorium, Listrik dan Radiologi, melakukan HIRA dan JSA, membuat simulasi dan laporan latihan keadaan darurat dan membuat organisasi keadaan darurat, dll. Berikut adalah foto-foto Training K3 rumah sakit di kota Medan.
Alhamdullillah HSP Academy kembali dipercaya untuk menyelenggara training K3 Rumah Sakit yang dilaksanakan di medan pada tanggal 22-24 maret 2017. Training yang difasilitasi oleh trainer senior HSP Academy yaitu DR. Alfajri Ismail, M.Si., MPM. Training K3 Rumah Sakit yang berlangsung selama tiga hari tersebut membahas berbagai peraturan terkait K3 rumah sakit, standar K3 untuk persyaratan akreditasi, terori dasar K3, identifikasi bahaya (HIRA), bahaya radiologi dan listrik, pengendalian B3 dan limbah B3 rumah sakit, perlindungan sistem kebakaran dan prosedur evakuasi keadaan darurat, dst., juga disertai dengan berbagai latihan membuat program K3 rumah sakit, melakukan identifikasi bahaya, menilai dan menghitung tingkat risiko, melakukan JSA, dll., sesuai dengan persyaratan sertifikasi BNSP. Semua peserta terlibat aktif dalam workshop tersebut baik dalam bentuk praktek, diskusi, presentasi dan tanya jawab. Berikut adalah foto-foto training K3 rumah sakit Sertifikasi BNSP di lampung.
Alhamdulillah terlaksana dengan lancar Training Operator & Pengawas K3 MigasSertifikasi BNSP pada tanggal 20-23 Maret 2017. Peserta yang dari berbagai perusahaan dibina oleh Ir. Narwoko, MPM yang berpengalaman HSE dalam industri MIGAS selama 16 tahun. Peserta yang kebetulan masih muda muda namun terfokus memahami materi maupun praktek yang di berikan trainer hingga Ujian Sertifikasi pun lulus 100%.
berikut foto-foto Training K3 Operator & Pengawas Migas tanggal 20-23 Maret 2017.